Skema Regulator DC 12Volt 35Ampere Sederhana

Artikel ini saya buat sebagai salah satu referensi pembaca yang membutuhkan power supply dengan tegangan output 12 Volt dengan kapasitas arus sebesar 35 Ampere. Rangkaian regulator power supply dapat dilihat pada gambar skema diatas. Fungsi dasar rangkaian adalah mengatur tegangan output stabil pada level tegangan 12 Volt dengan input sebesar 15 sampai 24 Volt.

Secara garis besar, rangkain regulator dibagi menjadi 2 bagian, yaitu rangkaian penyetabil tegangan 12 Volt dan rangkaian penguat arus yang mampu menyediakan arus output sebesar minimal 35 Ampere. Selain itu dipasang kapasitor untuk menghilangkan riple selama proses regulasi dan fuse/sekring untuk mengamankan rangkaian jika terjadi hubung singkat.
Skema Regulator DC 12Volt 35Ampere Sederhana

Prinsip Kerja Regulator DC 12Volt 35Ampere Sederhana


Tegangan input masuk ke transistor penguat arus dan IC 7812 sebagai penyetabil tegangan. Tegangan input bisa dari trafo dengan dioda penyearah atau dari aki 12 Volt yang disusun seri. Tujuan dari rangkaian ini adalah memperoleh tegangan 12 Volt yang stabil meskipun ada perubahan pada tegangan input. Besar tegangan input yang disarankan adalah antara 15 Volt sampai 24 Volt.

Fungsi regulator ada pada komponen utama IC 7812. Seperti diketahui, IC dengan indek 78xx adalah IC regulator untuk tegangan positif. Nilai XX merepresentasikan besarnya nilai tegangan output. Jadi IC 7812 merupakan IC regulator dengan tegangan output sebesar 12 Volt. Untuk membatasi arus yang masuk pada IC 7812 dipasang sebuah resistor R1 sebesar 100 Ω / 1 Watt. Hal ini karena IC 7812 hanya mampu menangani arus maksimal 1 Ampere saja.

Untuk meningkatkan kemampuan arus, dipasang beberapa transistor penguat arus. Sebagai contoh pada rangkaian digunakan transistor MJ2955 (JENGKOL) atau TIP2955. Karena satu transistor MJ2955 hanya mampu menangani arus maksimal sekitar 4.5 Ampere maka dipasang 8 buah transistor MJ2955 yaitu Q1 sampai Q8. Dengan demikian kemampuan arus menjadi 8 kali lipat, yaitu sebesar 36 Ampere. Agar distribusi arus pada masing-masing transistor merata, dipasanglah sebuah resistor 0.1Ω/5WATT pada emitor transistor MJ2955.

Selain beberapa komponen diatas, terdapat pula komponen pendukung seperti kapasitor dan fuse. Fungsi dari kapasitor adalah menghilangkan riple/gangguan yang timbul saat aplikasi atau karena sumber yang kurang bersih, misalnya dari trafo. Riple adalah komponen ac yang muncul pada tegangan DC. Riple ini bisa mengganggu terutama jika diaplikasi pada sistem audio.

Fuse pada rangkaian berfungsi untuk mengamankan komponen dari bahaya over current (arus berlebih) karena hubung singkat. Terdapat dua buah fuse, yaitu 1 Ampere dan 35 Ampere. Fuse 35 Ampere berfungsi mengamankan transistor-transistor penguat arus, sedangkan fuse 1 Ampere berfungsi mengamankan IC 7812.

Yang perlu diperhatikan dalam proses perancangan adalah penyambungan antar kolektor transistor+output ic 7812 ke output sebaiknya menggunakan kabel, karena jalur PCB dirasa tidak begitu kuat. Demikian juga dengan penyambungan antara input ke masing-masing resistor R2 sampai R9. Selanjutnya untuk meredam panas yang muncul pada transistor dan IC 7812, sebaiknya dipasang sebuah plat pendingin yang sesuai dan kalau perlu ditambahkan FAN 12V yang bisa diambilkan dari output.


0 Response to "Skema Regulator DC 12Volt 35Ampere Sederhana"

Post a Comment