Komunitas Desainer Kampung Jepara

Istilah desainer kampung mulai terkenal sejak video kampung desain magelang tayang di layar televisi. Video ini menceritakan tentang aktivitas para warga di Magelang, Jawa tengah dalam menjalani profesi sebagai desainer. Serupa dengan para desainer kampung di Magelang kini muncul sebuah komunitas desainer kampung dari Jepara tepatnya di Desa Kalipucang Wetan. Jika komunitas desainer di Magelang menamakan dirinya REWO-REWO maka komunitas desainer dari Jepara ini menamakan dirinya dengan sebutan KALONG.

Kabupaten Jepara, sebuah wilayah dipesisir pantai utara pulau jawa telah terkenal sebagai wilayah dengan kultur kesenian yang kuat khususnya Seni Ukir. Kultur seni didaerah ini melekat secara turun-temurun pada setiap warganya sehingga daerah jepara memiliki banyak sumber daya manusia dengan jiwa seni yang tinggi.

Adalah Desa Kalipucang Wetan, sebuah desa di Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara yang terletak sekitar 25km dari pusat kota Jepara. Desa ini memiliki warga yang mayoritas pekerjaannya sebagai petani dan perajin batu-bata untuk bahan bangunan. Disepanjang desa akan kita temui sawah yang terhampar luas serta tumpukan batu-bata disekitar rumah para warga yang berprofesi sebagai perajin baru-bata.

Namun demikian, ternyata di desa kalipucang wetan menyimpan potensi seni yang luar biasa sebagaimana kultur seni yang melekat pada warga Jepara. Mereka tidak menghasilkan kerajinan ukir seperti umumnya warga jepara namun mereka berkarya dalam bentuk lain. Karya-karya mereka telah mendunia dan dipakai oleh banyak perusahaan diluar negeri seperti Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jerman, China, Jepang dan negara-negara besar lainnya.

Desain yang mereka buat utamanya berupa logo serta kelengkapan perusahaan lainnya seperti kartu nama, stasionery, cover sosial media seperti Youtube, Facebook dan Twitter serta masih banyak desain lainnya yang bisa dibuat. Desain karya mereka telah benar-benar dipakai oleh perusahaan tersebut dibuktikan dengan dipasangnya desain tersebut pada website dan halaman facebook atau twitter.

Untuk menjual produk desainnya, mereka memanfaatkan jaringan internet melalui sebuah situs komunitas desainer bertaraf internasional. Situs ini memfasilitasi bertemunya desainer dan klien dari seluruh dunia. Melalui situs ini mereka bisa menjual desain melalui kontes atau project 1 to 1. Untuk menjadi anggota, cukup dengan alamat email dan identitas pribadi untuk verifikasi.

AWAL MULA DIBENTUK

Komunitas KALONG mulai terbentuk sekitar akhir tahun 2014 melalui ide yang dicetuskan oleh empat orang desainer dari desa kalipucang wetan. Mereka adalah Ahmad Khodlofi, Syaiful Khotam, Mahmudi dan Mustajib. Nama Kalong awalnya menggunakan angka 99 yaitu KALON99 yang berarti Kalipucang On 99designs.

Nama Kalong identik dengan nama binatang sebangsa Kelelawar namun pemakan buah, bukan penghisap darah. Kebiasaan hidup sehari hari kalong yang tidur disiang hari dan bekerja dimalam hari menginspirasi para desainer di Kalipucang Wetan ini untuk memilih nama Kalong karena mereka memang biasa bekerja dimalam hari dan tidur disiang hari. Ini terjadi karena kebanyakan klien mereka dari Amerika Serikat dan Kanada yang memiliki perbedaan waktu 12 jam dari Indonesia.

Ahmad Khodlofi memiliki visi untuk memperkenalkan teknologi kepada masyarakat Kalipucang Wetan dan sekitarnya sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka melalui karya seni. Untuk mewujudkan visi tersebut, Ahmad kemudian mengumpulkan rekan-rekannya untuk diperkenalkan dengan dunia desain grafis ini.
Foto Komunitas Desainer Kampung "KALONG"

Komunitas KALONG didirikan atas dasar keinginan yang kuat untuk memajukan perekonomian warga khususnya warga desa kalipucang wetan dan sekitarnya. Kalong berdiri dengan formasi kepengurusan awal yang sangat sederhana dengan hanya Ahmad Khodlofi sebagai ketua dan Syaiful Khotam sebagai sekretaris merangkap bendahara.

Sifat organisasi yang terbuka dan pembelajar membuat anggota Kalong semakin bertambah dari waktu ke waktu. Dari awalnya hanya 4 orang, kini anggota Kalong yang tercatat sudah lebih dari 50 orang. Beberapa program seperti pelatihan desain secara gratis dan kegiatan bakti sosial merupakan daya tarik tersendiri bagi anggota baru untuk bergabung. Setiap anggota akan dibimbing sampai berhasil menjual desain, tanpa batas waktu.

KEGIATAN KOMUNITAS KALONG

Dibentuk sebagai komunitas desainer, Komunitas Kalong tentu memiliki program dan kegiatan yang bertujuan untuk memajukan anggota Kalong. Pertama, Kalong memiliki agenda pertemuan rutin pada hari Ahad pertama setiap awal bulan. Kegiatan ini mempertemukan setiap anggota Kalong untuk berbagai kepentingan seperti pembayaran kas, sharing tentang desain dan kontes serta tutorial pembelajaran bagi anggota.

Berbagai masalah saat mendesain dan mengikuti kontes dibahas pada pertemuan rutin ini. Dan juga pembelajaran teknik-teknik desain dengan software Corel, Photoshop dan Adobe Illustrator serta pembuatan desain lainnya seperti Powerpoint dan Website. Masalah-masalah dan pengalaman yang terjadi selama kontes dan project juga dibahas didiskusikan dengan penuh kekeluargaan.

Kegiatan kedua yang dilakukan adalah pelatihan gratis kepada setiap anggota secara formal dan informal. Pelatihan formal diberikan selama kegiatan belajar rutin yang diadakan setiap hari Ahad di basecamp KALONG dengan pengajar dari anggota senior yang sudah berhasil menjual desain. Sedangkan pelatihan informal diberikan secara sukarela oleh tiap-tiap anggota kepada anggota baru secara privat dirumah masing-masing.

Setiap anggota akan dibimbing dalam mendesain, mengikuti kontes, melakukan 1 to 1 project sampai berhasil. Anggota Kalong juga akan diajari hal-hal yang sifatnya administratif seperti membuat email, membuat akun, menterjemahkan bahasa asing dan sampai pada membuat akun untuk mengambil pembayaran yang diterima dari hasil mendesain. Semua ini dilakukan secara gratis tanpa anggota KALONG perlu membayar sedikitpun.

Kegiatan ketiga adalah study tour bagi anggota kalong dan keluarga. Kegiatan ini selain bertujuan untuk refreshing juga untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anggota dalam mendesain dan mengikuti kontes. Kegiatan study tour merupakan kegiatan dalam rangka menjalin silaturrahim antar komunitas. Misalnya pada februari kemarin diadakan study tour ke jogja ke tempat komunitas desainer setempat.

Kegiatan keempat adalah bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim dan yatim piatu yang dananya diambil dari anggota setiap memenangkan kontes. Dana yang terkumpul selanjutnya akan dsalurkan selama 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Ramadhan dan bulan Muharam. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian komunitas Kalong dalam masyarakat.

Semangat belajar para warga Kalipucang Wetan Jepara, khususnya KALONG ini merupakan langkah yang menunjang program pemerintah tentang pemberdayaan ekonomi kreatif warga. Semoga komunitas semacam ini akan terus berkembang diseluruh Indonesia sehingga memajukan perekonomian khususnya dari bidang desain grafis.

Untuk lebih jelas silahkan saksikan video dokumentasi komunitas desainer kampung  "KALONG" dari desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Jepara Propinsi Jawa Tengah berikut ini :



0 Response to "Komunitas Desainer Kampung Jepara"

Post a Comment