Sunday, October 11, 2015

Operator-operator Pada Bahasa C

Operator adalah simbol atau karakter yang digunakan oleh program untuk melakukan sebuah operasi dalam sebuah proses program seperti operasi bilangan dan operasi string. Bahasa C mengenal penggunaan beberapa operator dengan fungsi yang berbeda-beda. Setiap operator memiliki kedudukan atau hirarki saat penanganan program. Operator dengan hirarki lebih tinggi akan dikerjakan lebih dahulu dibandingkan operator dengan hirarki lebih rendah.

Pada pemrograman bahasa C khususnya untuk pemrograman pada mikrokontroler AVR, kita memerlukan operator untuk memanipulasi data yang berupa angka saat proses pemrograman. Operator yang lazim digunakan adalah operator aritmatika, operator kondisi/perbandingan, operator logika, operator bitwise dan operator penugasan.

Berikut ini beberapa operator pada bahasa C dan penjelasannya yang sering digunakan pada pemrograman mikrokontroler AVR :

1. Operator Aritmatika

Adalah operator yang digunakan untuk operasi bilangan seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, modulus, increment dan decrement. Operator aritmatika bisa digunakan pada semua tipe bilangan seperti char, int, long int dan float. Operator aritmatika juga bisa menangani tipe signed dan unsigned.

Increment adalah operasi bilangan dimana bilangan hasil merupakan bilangan asal ditambah satu, sedangkan decrement adalah operasi bilangan dimana bilangan hasil merupakan bilangan asal dikurang satu.

Berikut ini beberapa operator aritmatika pada bahasa C :

Operator Nama Contoh Hasil
+ Penjumlahan z = x + y Penjumlahan dari x dan y
- Pengurangan z = x - y Selisih dari x dan y
* Perkalian z = x * y Perkalian dari x dan y
/ Pembagian z = x / y Pembagian x oleh y
% Modulus z = x % y Sisa dari x dibagi y
++ Increment x++ Sama dengan x = x+1
-- Decrement x-- Sama dengan x = x-1

2. Operator Bitwise

Adalah operator yang menangani operasi bilangan biner seperti and, or, not dan sebagainya. Operator bitwise ini akan menangani data sesuai dengan tipenya. Misalnya sebuah data bertipe char atau byte maka bilangan yang dihasilkan adalah sebesar 8 bit.

Berikut ini beberapa operator bitwise pada bahasa C :

Operator Nama Contoh Dalam biner (4bit) Hasil Biner Hasil Decimal
& AND x = 5 & 1 0101 & 0001 0001 1
| OR x = 5 | 1 0101 | 0001 0101 5
~ NOT x = ~ 5  ~0101 1010 10
^ XOR x = 5 ^ 1 0101 ^ 0001 0100 4
<< Left shift x = 5 << 1 0101 << 1 1010 10
>> Right shift x = 5 >> 1 0101 >> 1 0010 2

3. Operator Penugasan

Adalah operator yang digunakan untuk memberi nilai pada sebuah variabel. Operator penugasan yang paling dasar adalah sama dengan (=). Dari operator ini dapat dikembangkan beberapa operator penugasan lain seperti +=, -= dan sebagainya.

Berikut ini beberapa operator penugasan pada bahasa C :

Operator Penugasan Sama dengan Deskripsi
= x = y x = y variabel x memperoleh nilai dari variabel y
+= x += y x = x + y variabel x memperoleh nilai dari x + y
-= x -= y x = x - y variabel x memperoleh nilai dari x - y
*= x *= y x = x * y variabel x memperoleh nilai dari x * y
/= x /= y x = x / y variabel x memperoleh nilai dari x / y
%= x %= y x = x % y variabel x memperoleh nilai dari x % y
<<= x <<= y x = x << y variabel x memperoleh nilai dari x << y
>>= x >>= y x = x >> y variabel x memperoleh nilai dari x >> y
&= x &= y x = x & y variabel x memperoleh nilai dari x & y
|= x |= y x = x | y variabel x memperoleh nilai dari x | y
^= x ^= y x = x ^ y variabel x memperoleh nilai dari x ^ y

4. Operator Perbandingan

Adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua buah nilai atau variabel. Nilai yang dibandingkan bisa berupa angka maupun string. Hasil dari perbandingan ini berupa nilai boolean, yaitu true (benar) atau false (salah).

Berikut ini beberapa operator perbandingan pada bahasa C :

Operator Nama Contoh Hasil
== Sama dengan a == b benar jika a sama dengan b
!= Tidak sama dengan a != b benar jika a berbeda dengan b
> Lebih besar a > b benar jika a lebih besar dari b
< Lebih kecil a < b benar jika a lebih kecil dari b
>= Lebih besar atau sama dengan a >= b benar jika a lebih besar atau sama dengan b
<= Lebih kecil atau sama dengan a <= b benar jika a lebih kecil atau sama dengan b

5. Operator Logika

Adalah operator yang digunakan untuk menangani tipe data boolean. Nilai data boolean bisa berupa kondisi benar (true) atau salah (false) dan bisa juga 1 atau 0.

Berikut ini beberapa operator logika pada bahasa C :

Operator Nama Contoh Hasil
&& And a && b benar jika a and b bernilai benar
|| Or a || b benar jika salah satu a atau b bernilai benar
! Not !a benar jika a tidak benar

6. Operator Lain

Selain dari beberapa operator diatas, ada beberapa operator lain yang juga sering dipakai terutam pada pemrograman array misalnya operator sizeof dan ppointer (*).
Operator Keterangan Contoh Hasil
sizeof() Menghasilkan ukuran (size) dari variabel. sizeof(a) Menghasilkan bilangan integer, misal 5
& Mengembalikan alamat (address) dari variabel. &a Menghasilkan alamat sebenarnya dari variabel
* Pointer ke sebuah variabel. *a Mengarahkan pointer ke sebuah variabel.
? : Operator kondisi b = (a == 1) ? 20: 30; Jika kondisi a==1 benar maka nilai b=20 dan jika salah maka nilai b=30

1 komentar: