Thursday, October 22, 2015

IF dan SWITCH dalam Bahasa C

IF dan SWITCH pada Bahasa C digunakan untuk membuat penyeleksian kondisi atau percabangan dalam program. IF digunakan untuk menyeleksi sebuah kondisi apakah bernilai benar atau salah, kemudian pada masing-masing kondisi ditaruh sebuah rutin program yang akan dijalankan jika kondisi terpenuhi.

Sedangkan SWITCH digunakan untuk menyeleksi nilai sebuah variabel yang banyak dan terlalu komplek untuk diseleksi oleh IF. Penggunaan SWITCH bertujuan meringkas penulisan kode program dan tentu meningkatkan kecepatan dan ketepatan program dalam menyeleksi nilai sebuah variabel. Sayangnya SWITCH ini hanya bisa menyeleksi nilai tidak bisa menyeleksi kondisi seperti IF.

1. Logika IF

Logika IF digunakan untuk menyeleksi sebuah kondisi bernilai benar atau salah. Jika kondisi bernilai benar maka statemen setelah IF akan dijalankan dan jika kondisi bernilai salah maka statemen setelah IF tidak dijalankan.

Cara penulisan logika IF pada bahasa C

if (kondisi) {
  kode yang akan dijalankan jika kondisi bernilai benar;
}

Contoh penggunaan logika IF pada bahasa C

  #include <stdio.h>    
      
  int main ()    
  {    
   int panjang = 10;   
     
   if(panjang > 5)  
     {  
       printf("Panjang lebih besar dari 5");   
     }  
   return 0 ;   
  }    

2. Logika IF...ELSE

Pada logika IF...ELSE ditambahkan sebuah statemen yang akan dijalankan jika kondisi yang dicek bernilai salah. Jadi pada logika IF...ELSE disiapkan dua statemen perintah untuk menangani percabangan sebuah kondisi saat bernilai benar dan saat bernilai salah.

Cara penulisan logika IF...ELSE pada bahasa C

 if (kondisi) {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi bernilai benar;  
 } else {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi bernilai salah;  
 }

Contoh penggunaan logika IF...ELSE pada bahasa C

  #include <stdio.h>    
      
  int main ()    
  {    
   int panjang = 4;   
     
   if(panjang > 5)  
     {  
       printf("Panjang lebih besar dari 5");   
     }  
   else  
     {  
       printf("Panjang tidak lebih besar dari 5");   
     }  
     
   return 0 ;   
  }    

3. Logika IF...ELSE IF

Logika IF...ELSE IF disebut juga IF Bertingkat digunakan untuk menangani beberapa kondisi yang berbeda dalam satu rutin pengecekan. Pada logika IF...ELSE IF, statemen pada masing-masing IF akan dijalankan hanya jika kondisi didalam logika IF masing-masing bernilai benar. Pada akhir ELSE IF bisa ditambahkan ELSE saja untuk menangani jika semua kondisi IF dan ELSE IF diatasnya bernilai salah.

Cara penulisan logika IF...ELSE IF pada bahasa C

 if (kondisi 1) {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi 1 bernilai benar;  
 } else if (kondisi 2) {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi 2 bernilai benar;  
 } else {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi 1 dan kondisi 2 bernilai salah;  
 } 

Contoh penggunaan logika IF...ELSE IF pada bahasa C

  #include <stdio.h>    
      
  int main ()    
  {    
   int panjang = 5;    
      
   if(panjang > 5)   
    {   
     printf("Panjang lebih besar dari 5");    
    }   
   else if(panjang < 5)   
    {   
     printf("Panjang lebih kecil dari 5");    
    }  
   else  
    {  
       printf("Panjang sama dengan 5");   
    }  
      
   return 0 ;    
  }     

4. Logika SWITCH

SWITCH digunakan ketika kita harus menyeleksi banyak kondisi. Sebetulnya bisa juga digunakan IF ELSE IF namun akan banyak sekali ELSE IF nya dan berakibat pada penulisan kode program yang ruwet.

Kelemahan dari SWITCH ini adalah SWITCH hanya bisa menyeleksi nilai dari sebuah variabel tidak bisa menyeleksi hasil dari operator kondisi seperti IF, misalnya kondisi lebih kecil atau lebih besar seperti contoh diatas.

Cara Penulisan Logika SWITCH pada bahasa C

switch (n) {  
  case nilai1:  
   kode yang akan dieksekusi jika n=nilai1;  
   break;  
  case nilai2:  
   kode yang akan dieksekusi jika n=nilai2;  
   break;  
  case nilai3:  
   kode yang akan dieksekusi jika n=nilai3;  
   break;  
  ...  
  default:  
   kode yang akan dieksekusi jika tidak ada yang sama dengan semua label;  
 }  

Contoh penggunaan logika SWITCH pada bahasa C

 #include <stdio.h>     
      
 int main ()     
 {     
  int hari;    
  puts ("MASUKKAN ANGKA 1 SAMPAI 3 =");  
  scanf("%d",&hari);  
  puts ("ANDA MEMASUKKAN ANGKA = ");  
  switch (hari) {   
  case 1:   
   puts ("SATU");   
   break;   
  case 2:   
   puts ("DUA");   
   break;   
  case 3:   
   puts ("TIGA");   
   break;   
  default:   
   puts ("TIDAK DIANGGAP");   
  }   
  return 0;  
 }  

0 komentar

Post a Comment