Friday, October 30, 2015

Fungsi dalam Bahasa C

Fungsi dalam bahasa C adalah sekumpulan kode yang ditaruh dalam sebuah blok dan dibuat untuk menjalankan tugas khusus. Salah satu tujuan dari penggunaan fungsi dalam pemrograman seperti pada bahasa C adalah untuk membuat program lebih terstruktur dan efisien sehingga program tersebut mudah dipahami atau dibaca alur programnya.

Penggunaan fungsi membuat program jadi lebih efisien karena mengurangi pengulangan penulisan kode yang sama. Hal ini karena jika sekelompok kode sudah dibuat fungsi maka selanjutnya kita tinggal memanggil nama fungsinya saja beserta parameter yang menyertainya jika ada. Sebuah fungsi tidak dijalankan secara otomatis saat program dijalankan karena fungsi berada diluar rutin program utama yang berjalan dan hanya dijalankan jika fungsi dipanggil saja.

Fungsi Standar Bahasa C

Pada bahasa C terdapat beberapa fungsi standar seperti misalnya main(), printf() dan getch() yang telah kita gunakan sebelumnya. Fungsi main() adalah fungsi yang mempunyai kedudukan sangat istimewa. Fungsi main() merupakan fungsi utama yang harus ada dalam setiap program bahasa C. Fungsi main() berisi rutin utama program yang akan dijalankan ketika program bahasa C kita eksekusi. Jadi semua kontrol alur proses program berada dalam fungsi main() ini.

Selain fungsi main() ada fungsi standar bahasa C yang lain misalnya printf() dan getch(). Fungsi-fungsi tersebut mengerjakan tugas khusus jika dipanggil seperti misalnya fungsi printf() digunakan untuk menampilkan informasi teks pada layar dan fungsi getch() digunakan untuk membaca masukan dari tombol keyboard.

Membuat Fungsi Sendiri dalam Bahasa C

Selain dari fungsi-fungsi standar bahasa C tersebut diatas, kita juga bisa membuat fungsi sendiri dengan syarat tidak boleh sama dengan fungsi standar. Kita bisa membuat fungsi dengan nama yang kita tentukan sendiri serta proses dan parameter yang kita sesuaikan dengan kebutuhan kita tentunya. Sebuah fungsi yang umum biasanya memerlukan masukan yang disebut dengan argumen atau parameter. Data masukan ini selanjutnya diproses oleh fungsi dan dikeluarkan dalam bentuk nilai.

Berikut ini bentuk umum dari definisi fungsi dalam bahasa C :
 penentu-tipe nama-fungsi(daftar parameter) 
 deklarasi parameter;
 {  
  tubuh-fungsi;  
 }  
Penjelasan dari script diatas :
  • penentu-tipe, merupakan penentu tipe data dari keluaran fungsi yang berupa salah satu dari tipe data yang didukung oleh bahasa C seperti char atau int.
  • nama-fungsi, adalah pengenal atau identifier dari fungsi misalnya saat dipanggil.
  • daftar-parameter, berisi sekumpulan parameter yang merupakan masukan dari fungsi.
  • deklarasi parameter, adalah deklarasi variabel yang merupakan parameter didalam fungsi.
  • tubuh-fungsi, berisi kode-program yang akan dijalankan ketika fungsi tersebut dipanggil. Didalam tubuh fungsi kita bisa mendeklarasikan variabel serta menulis kode program termasuk perintah return yang akan memberi nilai balik fungsi.
  • penentu-tipe, daftar parameter, deklarasi parameter dan tubuh fungsi boleh kosong namun nama-fungsi tidak.

Contoh penggunaan fungsi dalam bahasa C:

 #include <stdio.h>   
   
 int hitung_luas(int panjang, int lebar)  
   {   
     int luas;  
     luas = panjang * lebar;  
           
     return(luas);  
   }  
   
 int main()  
   {  
     int panjang = 5;  
     int lebar =7;  
     int luas;  
       
     luas = hitung_luas(panjang,lebar);  
     printf("%d \n",luas);  
        
     return 0;  
   }  

Penjelasan program :

Pada contoh diatas terdapat sebuah program bahasa C dengan sebuah fungsi utama main() dan fungsi buatan sendiri yaitu fungsi hitung_luas. Fungsi hitung_luas didefinisikan tipe int dengan nama hitung_luas yang mempunyai daftar parameter panjang dan lebar. Fungsi hitung luas mempunyai tugas menghitung besarnya luas persegi panjang yang merupakan perkalian dari panjang dan lebar. Hasil dari fungsi hitung_luas dikembalikan melalui perintah return(luas).

Selanjutnya fungsi hitung_luas dipanggil dalam fungsi utama main() dengan lebih dahulu menentukan daftar parameter beserta nilainya yang merupakan masukan dari fungsi. Kemudian hasil balikan fungsi hitung_luas disimpan dalam variabel luas dan ditampilkan ke layar melalui fungsi standar printf().

Deklarasi Fungsi dalam bahasa C

Pada umumnya sebuah fungsi dalam bahasa C tidak perlu dideklarasikan jika penulisannya ditaruh diatas fungsi main(). Deklarasi fungsi diperlukan jika penulisan fungsi berada dibawah fungsi main(). Deklarasi fungsi fungsi juga diperlukan jika kita membuat fungsi dengan tipe data keluaran bukan integer misalnya float atau string.

Sebagai contoh jika program diatas kita modifikasi dengan mengubah letak penulisan definisi fungsi hitung_luas menjadi dibawah fungsi main() tanpa deklarasi fungsi maka akan tampil warning : implicit declaration of function ‘hitung_luas’ [-Wimplicit-function-declaration].

Untuk itu diperlukan deklarasi fungsi hitung_luas seperti contoh berikut ini:
 #include <stdio.h>   
   
 int hitung_luas(int panjang, int lebar);  //deklarasi fungsi
   
 int main()  
   {  
     int panjang = 5;  
     int lebar =7;  
     int luas;  
       
     luas = hitung_luas(panjang,lebar);  
     printf("%d \n",luas);  
        
     return 0;  
   }  
   
 int hitung_luas(int panjang, int lebar)  
   {   
         int luas;  
         luas = panjang * lebar;  
           
     return(luas);  
   }  

0 komentar

Post a Comment