Thursday, August 6, 2015

Jenis-jenis Dioda

Dioda semikonduktor merupakan komponen aktif yang memiliki banyak jenis dan varian. Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan tentang dasar-dasar komponen dioda normal atau dioda ideal atau bisa juga disebut dioda murni. Selain dioda normal ada banyak sekali jenis dioda yang lain seperti dioda zener, dioda photo, led, dioda varactor dan lain-lain.

Masing-masing dioda tersebut memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda seperti led berfungsi sebagai penghasil cahaya untuk indikator atau penerangan. Dioda zener berfungsi sebagai penyetabil tegangan dan dioda photo berfungsi sebagai pendeteksi/sensor cahaya. Meskipun berbeda fungsi dan karakteristik, masing-masing dioda tersebut dibuat dengan prinsip dasar dioda dan tetap memiliki kaki anoda dan katoda.

Dioda Biasa

Adalah dioda yang memiliki karakteristik dioda murni atau normal. Cara kerja dioda biasa mengacu pada aturan dasar cara kerja dioda yaitu hanya mengalirkan arus ke satu arah saja tanpa ada sifat atau cara kerja lainnya. Dioda biasa pada umumnya mempunyai tegangan forward pada arus maksimum sebesar 0.7Volt untuk jenis silikon dan 0.3Volt untuk jenis germanium.

Contoh tipe dioda biasa adalah dioda 1N4002, 1N4148 dan 1N5402. Dioda ini banyak dipakai pada rangkaian power supply sebagai penyearah arus AC menjadi DC. Dioda biasa juga dipakai untuk rangkaian proteksi tegangan terbalik pada jalur masuk tegangan DC sebuah peralatan elektronik.

Bentuk fisik dan Simbol Dioda Biasa :
Bentuk fisik dan Simbol Dioda Biasa

Dioda Zener

Adalah dioda yang memiliki sifat berbeda dengan dioda biasa. Jika dioda biasa bekerja pada arus maju (forward) maka dioda zener memiliki sifat sebaliknya yaitu bekerja pada arus balik (reverse). Dioda zener mempunyai batas tegangan reverse tertentu. Jika dikerjakan secara maju maka dioda zener akan bersifat seperti dioda biasa yaitu memiliki tegangan maju sebesar 0.7Volt atau 0.3Volt.

Dioda zener bisa digunakan untuk membatasi besar tegangan pada level tertentu misalnya pada rangkaian power supply. Dengan demikian kita bisa membuat rangkaian penyetabil tegangan secara sederhana menggunakan dioda zener. Selain itu, dioda zener juga bisa digunakan untuk mendeteksi level tegangan tertentu jika dipasang secara seri.

Bentuk fisik dan Simbol Dioda Zener :
Bentuk fisik dan Simbol Dioda Zener

Led (Light Emiting Diode)

Adalah dioda yang bisa menghasilkan cahaya. Led bekerja pada tegangan maju seperti dioda biasa. Besarnya tegangan maju sebuah led mengacu pada datasheet dan biasanya berkisar antara 1.5Volt sampai 3Volt. Led memiliki batas arus kerja maksimal dengan nilai sekitar 20mA untuk led biasa dan 100mA untuk led superbright. Lebih detail tentang spesifikasi led bisa mengacu pada datasheet masing-masing led.

Led banyak digunakan untuk indikator dan lampu penerangan. Cahaya yang dihasilkan oleh led berupa warna-warna primer seperti merah, hijau dan biru lalu warna-warna pencampuran dari ketiga warna primer tadi seperti kuning, ungu, pink dan putih. Led juga bisa menghasilkan cahaya infra merah yang banyak dipakai untuk keperluan seperti sistem remote control dan penerangan cctv. Saat ini penggunaan led untuk penerangan semakin meningkat karena dianggap lebih hemat dan efisien.

Bentuk fisik dan Simbol Led :
Bentuk fisik dan Simbol Led

Dioda Photo

Adalah dioda yang bisa mendeteksi keberadaan cahaya. Dioda photo akan menghantar (konduk) jika terkena cahaya dengan level tertentu. Dioda ini merupakan kebalikan dari Led, sehingga simbolnya berupa panah kedalam.

Dioda photo banyak dipakai untuk keperluan sensor seperti pada otomatisasi industri. Dioda photo juga ada yang dikombinasikan dengan led menjadi satu komponen seperti komponen opto coupler yang salah satu fungsinya mengisolasi antara ground hot (nyetrum) dan ground cold (aman) pada rangkaian SMPS.

Bentuk fisik dan Simbol Dioda Photo :
Bentuk fisik dan Simbol Dioda Photo

Dioda Schottky

Adalah dioda dengan rugi tegangan maju yang sangat kecil berkisar antara 0.15 - 0.45Volt. Komposisi dioda schottky berbeda dengan dioda biasa. Dioda schottky mampu mengurangi kerugian tegangan bias maju (forward) pada dioda biasa namun dengan mempertahankan tegangan tembus balik (reverse) yang sangat besar.

Dioda schottky banyak dipakai pada rangkaian digital dengan tujuan mempertahankan level tegangan tiap-tiap bit data. Oleh karena itu simbol dioda schottky dibuat seperti bentuk pulse dengan sudut siku-siku 90 derajat pada kedua ujungnya. Ini menandakan dioda schottky tidak memerlukan transisi untuk on karena besar tegangan bias maju (forward) tadi.

Bentuk fisik dan Simbol Dioda Schottky :
Bentuk fisik dan Simbol Dioda Schottky

Dioda Varactor

Adalah dioda yang memiliki nilai kapasitansi seperti kapasitor. Nilai kapasitansi dioda varactor dapat diubah dengan mengatur tegangan bias pada dioda varactor. Aturan pemberian tegangan bias pada dioda varactor dengan cara terbalik (reverse), artinya tegangan bias dimasukkan ke kaki katoda. Nilai kapasitansi dioda varactor akan naik jika tegangan bias turun dan akan turun jika tegangan bias naik. Nilai kapasitansi dioda varactor akan menjadi nol pada batas tegangan kerjanya.

Dioda varactor banyak dipakai pada perangkat elektronika yang menggunakan sistem komunikasi frekuensi tinggi seperti radio dan televisi. Dioda varactor digunakan pada rangkaian tuner, yaitu rangkaian penguat RF dan osilator. Dengan penggunaan dioda varactor maka frekuensi kerja dari penguat RF dan osilator dapat dikontrol dengan tegangan. Sistem ini dsebut VCO (Voltage Controlled Oscilator). Sistem inilah yang membuat kita bisa mengubah channel pada pesawat televisi dengan hanya menekan tombol pada REMOTE CONTROL.

Bentuk fisik dan Simbol Dioda Varactor :
Bentuk fisik dan Simbol Dioda Varactor

0 komentar

Post a Comment