Saturday, July 4, 2015

Mengenal Bahan Semikonduktor

Semikonduktor adalah bahan yang memiliki tingkat hantaran listrik diantara konduktor dan isolator. Konduktor adalah bahan yang bisa dan baik dalam menghantarkan listrik, sedangkan isolator merupakan bahan yang tidak bisa menghantarkan listrik. Semikonduktor merupakan bahan yang memiliki sifat diantara kedua bahan ini. Pada kondisi tertentu, semikonduktor merupakan isolator dan dengan dorongan tertentu bahan semikonduktor bisa menjadi konduktor.

Semikonduktor merupakan bahan yang penting dalam perkembangan dunia elektronika. Banyak sekali alat elektronika yang menggunakan bahan semikonduktor seperti komputer, laptop, smartphone, televisi, camera dan alat elektronik lainnya. Dengan semikonduktor, peralatan elektronik dapat dibuat lebih kecil dan compact  serta menggunakan daya yang kecil. Semikonduktor menggantikan fungsi tabung sinar katoda yang memiliki ukuran dan daya yang lebih besar.

Bahan Semikonduktor

Ada beberapa bahan yang termasuk kategori semikonduktor seperti silikon, germanium dan selenium. Bahan-bahan ini merupakan semikonduktor yang masih murni dan belum bisa dipakai untuk membuat komponen. Jadi sebelum bisa digunakan, bahan-bahan ini harus diinjeksi dengan bahan lain yang dikenal dengan istilah doping semikonduktor.

Proses doping pada semikonduktor adalah proses menambahkan material tertentu pada bahan semikonduktor murni sehingga merubah sifat kelistrikannya. Bahan-bahan yang umum dipakai untuk proses doping semikonduktor adalah Arsenic dan Indium. Bahan-bahan ini disebut juga dengan Dopant Semikonduktor.

Tipe Semikonduktor

Semikonduktor murni yang sudah "didoping" dengan material lain akan memiliki tipe atau sifat kelistrikan tertentu. Tipe bahan semikonduktor ini dibedakan menjadi dua yaitu Semikonduktor tipe N dan semikonduktor tipe P. Nah, kombinasi dari kedua tipe semikonduktor inilah yang nantinya akan dibuat komponen yang siap dirangkai pada alat elektronika.

Semikonduktor tipe N

Adalah bahan semikonduktor yang pembawa muatannya berupa elektron. Semikonduktor tipe N dibuat dengan menambahkan Arsenic atau Antimony. Huruf N diambil dari kata Negatif yaitu dari karakteristik elektron yang bermuatan negatif.

Semikonduktor tipe P

Adalah bahan semikonduktor yang pembawa muatannya berupa hole, yaitu lubang yang ditinggalkan oleh elektron. Semikonduktor tipe P dibuat dengan menambahkan Indium. Huruf P diambil dari kata Positif yaitu karakteristik material yang bermuatan positif karena kekurangan elektron (hole).

Komponen Semikonduktor

Agar bisa dipakai pada peralatan elektronika, sebuah semikonduktor harus dibuat komponen. Ada dua jenis komponen yang terbuat dari bahan semikonduktor yaitu discrete/potongan dan intergrated/kesatuan. Contoh komponen semikonduktor discrete yaitu dioda, transistor dan mosfet. Sedangkan contoh semikonduktor integrated adalah komponen IC.
Komponen Semikonduktor
Komponen Semikonduktor
Alat-alat elektronika yang menggunakan komponen semikonduktor dikenal dengan istilah solid state atau bentuk padat. Penggunaan komponen semikonduktor menggantikan fungsi tabung hampa yang dikenal dengan istilah vacum state atau bentuk hampa. Contoh alat elektronika pada zaman dahulu yang dibuat dengan semikonduktor dan paling fenomenal adalah radio transistor.
Radio Transistor

1 komentar:

  1. Kalau mau mencari alamat di Kudus mampir ke http://na-kds.blogspot.com gan

    ReplyDelete