Monday, June 1, 2015

Mengenal Komponen Kapasitor

Kapasitor adalah sebuah komponen yang bisa menyimpan muatan listrik. Kapasitor sering disebut juga dengan kondenser atau kondensator. Kapasitor merupakan komponen pasif, yaitu komponen yang memerlukan tegangan bias untuk bisa bekerja. Kapasitor sangat banyak dipakai pada rangkaian elektronika terutama pada rangkaian audio dan pemancar radio.

Kapasitor terbentuk dari dua buah plat konduktor yang dipisahkan oleh bahan dielektrikum atau insulator. Penggunaan bahan dielektrikum pada kapasitor inilah yang menunjukkan jenis kapasitor. Seperti misalnya kapasitor keramik menggunakan dielektrikum dari bahan keramik dan kapasitor elektrolit (elco) menggunakan cairan elektrolit sebagai bahan dielektrikum.

Satuan Nilai Kapasitor

Nilai kapasitor dinyatakan dengan satuan Farad dan ditulis dengan tanda huruf F. Kata farad diambil dari nama Michael Faraday yang berhasil merumuskan besarnya nilai kapasitansi sebesar 1 Farad jika kapasitor tersebut dapat menyimpan muatan listrik sebesar 1 Coloumbs pada tegangan 1 Volt.

Pernyataan diatas dapat dirumuskan dengan persamaan sebagai berikut:
Dimana :
  • Q adalah muatan listrik
  • C adalah kapasitansi
  • V adalah tegangan listrik
Pada kenyataannya dalam praktek sehari-hari sangat jarang ditemui kapasitor dengan nilai sampai 1 Farad. Nilai-nilai kapasitor yang sering ditemui adalah pada kisaran pikoFarad(pF), nanoFarad(nF) dan mikroFarad(µF). Notasi piko berarti 10-12, nano berarti 10-9 , dan mikro berarti 10-6.

Simbol Kapasitor

Kapasitor digambarkan dengan simbol dua garis vertikal yang ditata sejajar yang dipisahkan oleh ruang kosong. Dua garis vertikal merupakan perwujudan dari dua buah plat konduktor sedangkan ruang kosong menyimbolkan dielektrikum. Untuk kapasitor elektrolit terdapat tambahan tanda positif atau negatif yang ditandai dengan garis lengkung atau ketebalan garis.

Berikut ini contoh simbol kapasitor yang lazim dipakai:

Bentuk Fisik Kapasitor

Ada berbagai macam bentuk kapasitor yang sering kita jumpai pada rangkaian elektronika. Diantara bermacam-macam bentuk tersebut ada beberapa bentuk yang menjadi ciri khas kapasitor. Seperti misalnya kapasitor keramik memiliki bentuk bulat pipih seperti cakram dengan warna cokelat atau hijau.

Kemudian kapasitor polyester atau milar memiliki bentuk kotak pipih dengan warna hijau atau merah. Untuk kapasitor elco memiliki bentuk yang khas yaitu bulat seperti tabung dengan tanda strip berwarna putih urut pada salah satu kaki untuk menandai kaki negatif.

Berikut ini beberapa bentuk fisik kapasitor :
Kapasitor Elektrolit (Elco)
Kapasitor Elektrolit (Elco)
Kapasitor Keramik
Kapasitor Keramik
Kapasitor Polyester
Kapasitor Polyester

Fungsi kapasitor

Kapasitor memiliki fungsi yang banyak dan cukup utama pada rangkaian elektronika. Beberapa aplikasi seperti pemancar radio memerlukan komponen kapasitor untuk membentuk rangkaian tangki resonansi pada rangkaian osilator. Kemudian saat membuat power supply kita membutuhkan untuk menyaring tegangan DC agar lebih halus dan rata.

Beberapa fungsi kapasitor yang sering dijumpai diantaranya :
  1. Sebagai rangkaian tangki resonansi pada osilator.
  2. Filter untuk menghilangkan riple pada tegangan DC.
  3. Penghubung/kopling antar penguat transistor.
  4. Peredam loncatan bunga api rangkain saklar.

0 komentar

Post a Comment