Thursday, June 4, 2015

Menentukan Nilai Kapasitor

Cara menentukan nilai sebuah kapasitor agak berbeda dengan cara menentukan nilai sebuah resistor. Jika pada resistor kita mengenal penggunaan gelang warna untuk menyatakan nilai hambatan sebuah resistor maka pada kapasitor tidak. Memang ada kapasitor yang menggunakan gelang warna namun itu sangat jarang sekali. Kebanyakan nilai kapasitor dinyatakan dengan angka langsung, namun menggunakan formasi mirip gelang warna resistor.

Nilai Kapasitor dinyatakan dalam satuan Farad. Namun demikian pada kenyataannya nilai-nilai kapasitor yang ada dipasaran dan digunakan dalam praktek sehari-hari tidak sampai 1 Farad. Hal ini kebalikan dari nilai resistor yang justru kebanyakan diatas 1 Ohm. Nilai kapasitor yang banyak dipakai dalam praktek berkisar antara 1 pikoFarad (1pF) sampai 15.000µF. Nilai antara 1pF sampai 1nF banyak dipakai pada aplikasi frekuensi tinggi, nilai 1nF sampai 100µF banyak dipakai pada frekuensi audio dan 100µF keatas banyak digunakan pada rangkaian power supply.

Menentukan Nilai Kapasitor

1. Nilai Kapasitor Keramik dan Polyester

Untuk menentukan nilai sebuah kapasitor keramik dan polyester kita harus membuat sebuah rumusan dan aturan angka lebih dahulu. Angka pertama dan kedua merupakan angka yang menyatakan nilai sedangkan angka ketiga merupakan jumlah angka atau pengali 10. Aturan selanjutnya adalah kita harus mengkonversi nilai yang dihasilkan. Ini karena nilai yang dihasilkan bukanlah dalam satuan Farad melainkan dalam satuan pikoFarad (pF).

Untuk lebih jelas silahkan dipahami contoh berikut ini:
  1. Kapasitor dengan nilai 471 berarti 470pF
  2. Kapasitor dengan nilai 103 berarti 10000pF atau 10nF
  3. Kapasitor dengan nilai 105 berarti 1000000 pF atau 1µF
Dan berikut ini tabel rumusan nilai kapasitor yang ada dipasaran :
Angka yang tertera pada body kapasitor Nilai Kapasitor Contoh
AB AB pF 47 => 47pF
AB0 AB0 pF 470 => 470pF
AB1 AB0 pF 471 => 470pF
AB2 A,B nF 472 => 2,5nF
AB3 AB nF 473 => 47nF
AB4 AB0 nF 474 => 470nF
AB5 A,B uF 475 => 2,5uF

2. Nilai Kapasitor Elektrolit

Menentukan nilai kapasitor elektrolit lebih mudah dari kapasitor keramik dan polyester. Nilai kapasitor elektrolit langsung ditulis pada body kapasitor. Seperti nilai 1µF, 100µF, 2200µF dan lain-lain.

Toleransi Nilai Kapasitor

Jika pada resistor toleransi nilai dinyatakan dengan gelang keempat atau kelima, maka pada kapasitor nilai toleransi nilai dinyatakan dengan huruf. Huruf-huruf yang digunakan biasanya ditulis setelah nilai seperti misalnya 102J, 103K dan 473J.
Berikut ini toleransi nilai pada kapasitor :
  1. Huruf J, berarti toleransi sebesar 5%
  2. Huruf K, berarti toleransi sebesar 10%
  3. Huruf M, berarti toleransi sebesar 20%

Batasan Tegangan Kerja Kapasitor

Selain nilai dan toleransi, pada kapasitor mengenal batasan tegangan kerja. Parameter ini terkait dengan kekuatan dari bahan dielektrikum dalam menahan tegangan. Batasan tegangan kapasitor berkisar antara 10V, 16V, 25V, 50V, 100V, 160V, 250V, 400V, 630V, 1kV, 1.5kV dan seterusnya.

Batasan tegangan ini ada yang ditulis secara langsung namun ada pula yang ditulis dalam bentuk kode. Seperti misalnya kode 2A pada kapasitor berarti batas tegangan 100V, kode 2J berarti batas tegangan 630V dan sebagainya.

Berikut ini kode batas tegangan kapasitor berdasarkan standar Electronic Industries Alliance (EIA) :
0G = 4.0VDC 0L = 5.5VDC 0J = 6.3VDC
1A = 10VDC 1C = 16VDC 1E = 25VDC
1H = 50VDC 1J = 63VDC 1K = 80VDC
2A = 100VDC 2Q = 110VDC 2B = 125VDC
2C = 160VDC 2Z = 180VDC 2D = 200VDC
2P = 220VDC 2E = 250VDC 2F = 315VDC
2V = 350VDC 2G = 400VDC 2W = 450VDC
2H = 500VDC 2J = 630VDC 3A = 1000VDC

Contoh Cara menentukan nilai pada beberapa jenis kapasitor :

Kapasitor 332K 2kV

Nilai kapasitor = 3n3
Toleransi = 10%
Batas Tegangan = 2kV
Kapasitor 2200uF 25V

Nilai kapasitor = 2200µF
Batas Tegangan = 25V
Kapasitor 100uF 16V

Nilai kapasitor = 100µF
Batas Tegangan = 16V
Kapasitor 8n2J 2000V

Nilai kapasitor = 8n2
Toleransi = 5%
Batas Tegangan = 2000V
Kapasitor 2A 473J

Nilai kapasitor = 47nF
Toleransi = 5%
Batas Tegangan = 100V
Kapasitor 2A 823J

Nilai kapasitor = 82nF
Toleransi = 5%
Batas Tegangan = 100V
Kapasitor 2A 333J

Nilai kapasitor = 33nF
Toleransi = 5%
Batas Tegangan = 100V
Kapasitor 0.22uF K

Nilai kapasitor = 0.22µF
Toleransi = 10%
Kapasitor 104

Nilai kapasitor = 100nF
Kapasitor 391K

Nilai kapasitor = 390pF
Toleransi = 10%
Kapasitor 1uF 275V

Nilai kapasitor = 1µF
Batas Tegangan = 275V
Kapasitor 103K

Nilai kapasitor = 10nF
Toleransi = 10%

0 komentar

Post a Comment