Thursday, June 11, 2015

Induktor Ideal dan Non Ideal

Induktor Non Ideal
Sebuah induktor disebut ideal jika hanya memiliki nilai induktansi saja. Dengan kata lain nilai resistansi sebuah induktor ideal sama dengan nol. Pada kenyataannya, sebuah induktor dibuat dari lilitan kawat yang memiliki panjang tertentu. Berdasarkan teori hambatan pada panjang kawat, sebuah kawat konduktor pasti memiliki nilai hambatan tertentu kecuali terbuat dari bahan yang hambat jenisnya sama dengan nol yaitu bahan super konduktor.

Induktor akan menjadi tidak ideal atau disebut dengan induktor non ideal jika memiliki resistansi. Rangkaian induktor murni akan seperti atau seolah-olah diseri dengan resistor. Besarnya hambatan pada arus AC atau yang disebut dengan impedansi akan dipengaruhi oleh nilai hambatan dari resistor dalam induktor ini.

Induktor Ideal

Sebuah induktor ideal memiliki nilai resistansi dan kapasitansi sama dengan nol. Pada prakteknya, induktor ideal memang seperti hanya ada pada perhitungan saja. Hal ini karena untuk membuat induktor ideal diperlukan sebuah bahan istimewa yang disebut dengan superkonduktor yang memiliki hambat jenis bahan sama dengan nol, sehingga resistansi dalam induktor bisa benar-benar nol.
Induktor Ideal

Induktor ideal yang disebut juga dengan "real inductor" atau "induktor sebenarnya" juga harus bebas dari gangguan kerugian energi karena pancaran gelombang elektromagnetik dan arus eddy.Pancaran Gelombang elektromagnetik atau sering kita sebut dengan EMI (Electro Magnetic Interference) merupakan pancaran gelombang yang terjadi karena konsekuensi dari perilaku sebuah inductor ketika dialiri arus AC. Sedangkan arus eddy merupakan arus pada pusat inductor yang tidak sepenuhnya ditampung oleh inductor sehingga menimbulkan pemborosan energi berupa panas dan medan magnet.

Induktor Non Ideal

Pada prakteknya, induktor yang sering kita gunakan sehari-hari merupakan induktor non ideal. Nilai induktansi dari induktor dipengaruhi oleh banyak faktor lain seperti resistansi kawat bahan lilitan, pancaran EMI dan Arus Eddy. Hambatan dari induktor adalah nilai hambatan induktor saat dialiri arus searah (DC) seperti saat kita ukur menggunakan multimeter seperti gambar berikut ini.
Pengukuran Induktor Non Ideal
Berdasarkan kondisi tersebut, rangkaian induktor non ideal menjadi berubah karena adanya nilai resistansi didalam induktor. Kondisi ini dapat digambarkan dengan rangkaian ekuivalen yaitu menambahkan sebuah resistor yang diseri dengan induktor. Nilai hambatan sinyal AC/impedansinya juga tidak murni berupa reaktansi induktif saja, namun harus memperhatikan nilai hambatan dari resistor dalam induktor.
Rangkaian Induktor Non Ideal

Dan Berikut ini Rumus Perhitungan Impedansi Induktor Non Ideal :

Rumus Induktor Non Ideal
Dimana :
Z = Impedansi
R = Resistansi Induktor
Xl = Reaktansi Induktif

0 komentar

Post a Comment