Thursday, May 28, 2015

Mengenal Komponen Resistor Variabel

Resistor variabel adalah sebuah komponen yang mempunyai karakteristik seperti resistor namun nilainya tidak tetap (variabel) dan bisa diubah selama pemakaian. Perubahan nilai resistor ini karena diubah oleh sesuatu dari luar misalnya diputar atau digeser. Perubahan nilai dari resistor variabel biasanya dimanfaatkan untuk mengatur sesuatu yang sifatnya tidak tetap dan bergantung dari kondisi penerapan rangkaian.

Ada beberapa jenis resistor variabel seperti trimmer potensiometer (trimpot), slide potensiometer (slidepot) dan rotary potensiometer (potensio). Masing-masing jenis resistor variabel ini memiliki kegunaan dan penerapan yang berbeda-beda.

Berikut ini beberapa penggunaan resistor variabel yang umum pada aplikasi sehari-hari :
  1. Volume Control
  2. Tone Control (Bass, Middle dan Treble)
  3. Pengaturan tegangan dan arus
  4. Pengaturan ukuran layar pada televisi analog
  5. Setting referensi tegangan atau sinyal
  6. Kontrol parameter alat seperti cahaya, kecepatan, frekuensi dan sebagainya.

Simbol Resistor Variabel

Resistor variabel pada umumnya digambarkan menyerupai simbol resistor dengan tanda panah ditengahnya. Karena kebanyakan resistor variabel berkaki tiga maka panah yang berada ditengah merupakan kaki ketiga yang berada ditengah dengan nilai resistansi yang berubah-ubah terhadap kaki pinggir. Perubahan nilai resistor ini tergantung pada posisi kaki tengah terhadap kaki pinggir.

Berikut ini simbol dari resistor variabel yang umum dipakai :
Simbol Resistor Variabel

Bentuk Fisik Resistor variabel

Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa ada tiga jenis resistor variabel yang umum dipakai dalam rangkaian elektronika yaitu trimpot, slidepot dan rotary pot. Masing-masing dari resistor variabel ini memiliki bentuk yang berbeda terkait dengan jenisnya. Seperti misalnya trimpot ditandai dengan tempat mirip kepala skrup untuk keperluan trim dengan obeng dan rotary potensio yang memiliki handle untuk memutar serta slidepot yang memiliki tuas untuk menggeser.

Berikut ini beberapa contoh bentuk fisik dari resistor variabel:
Bentuk fisik Resistor Variabel

Nilai Resistor Variabel

Nilai resistansi antara kaki pinggir merupakan nilai yang tertera pada body resistor variabel. Misalnya tertulis nilai 10kΩ maka besarnya resistansi antara kaki pinggir selalu tetap sebesar 10kΩ. Kemudian nilai resistansi antara kaki tengah dengan kaki pinggir berubah (variabel) sesuai dengan posisi kaki tengah terhadap kaki pinggir.

Jika posisi potensio berana pada kiri penuh maka besarnya resistansi kaki tengah dengan kaki sebelah kiri sama dengan nol dan besarnya resistansi kaki tengah dengan kakai sebelah kanan sebesar 10kΩ. Dan sebaliknya saat posisi kanan penuh maka besarnya resistansi kaki tengah dengan kaki sebelah kanan sama dengan nol dan besarnya resistansi kaki tengah dengan kaki sebelah kiri sebesar 10kΩ.

Trimmer Potensiometer

Sering disingkat dengan trimpot. Adalah jenis resistor variabel yang diputar dengan obeng. Area putar dari trimpot berupa lekukan berbentuk tanda plus atau minus seperti pada kepala skrup. Penggunaan trimpot dikhususkan untuk pengaturan yang bersifat tetap dan tidak sering diubah selama pemakaaian terutama oleh pengguna.
Bentuk fisik Trimpot
Contoh bentuk fisik trimpot
Contoh penggunaan trimpot adalah pada pengaturan tinggi dan lebar layar televisi pada jaman dulu (sebelum ada mode service). Contoh penggunaan lain dari trimpot adalah pada pengaturan tegangan B+ pada power supply SMPS. Pengaturan-pengaturan ini bersifat tetap dan biasanya dilakukan pada saat proses pembuatan atau proses perbaikan saja. Jadi trimpot terletak didalam pesawat televisi dan tidak bisa diakses oleh pengguna secara mudah.

Rotary Potensiometer

Sering disebut dengan potensio saja. Adalah resistor variabel yang nilainya diubah dengan cara diputar melalui handle. Biasanya handle ini diputar oleh tangan manusia dengan perantara knop potensio. Penggunaan rotary potensio biasanya pada pengaturan yang bersifat dinamis dan berubah selama pemakaian.
Bentuk fisik Potensio
Contoh bentuk fisik rotary potensio
Contoh penggunaan potensio yang paling umum adalah pengaturan volume dan pengaturan nada bass, middle dan treble pada audio amplifier. Perubahan nilai resistansi pada potensio dimanfaatkan untuk mengatur level dari tiap-tiap pengaturan secara dinamis oleh pengguna.
Rangkaian Volume
Contoh aplikasi rotary potensio pada rangkaian volume

Slide Potensiometer

Sering disebut dengan potensio geser. Adalah resistor variabel yang nilainya diubah dengan cera digeser tuasnya. Seperti potentiometer rotary, potensiometer geser ini juga dibuat untuk bisa diakses secara mudah oleh pengguna. Dengan potensio geser kita bisa mengatur pada posisi yang lebih pas dibanding potensio rotary karena arah geraknya yang digeser.
Bentuk fisik Slide Potensio
Contoh bentuk fisik slide potensio
Contoh penggunaan potensio geser yang umum dijumpai adalah pada rangkaian pengatur nada multi band yang disebut dengan equalizer. Setiap channel pada equalizer diatur dengan menggunakan satu buah potensio geser. Sebagai contoh penerapan potensio geser pada gambar dibawah ini adalah pada rangkaian equalizer 5 channel.
Rangkaian Equalizer 5 channel
Contoh aplikasi slide potensio pada rangkaian equalizer

0 komentar

Post a Comment