Saturday, April 25, 2015

Kriteria Memilih Template Blog

Template adalah kerangka tampilan sebuah blog. Template yang baik merupakan faktor utama yang menentukan performa dan kinerja sebuah blog. Saat mmencari template, ada banyak sekali pilihan template yang tersedia sehingga membuat bingung kita untuk memilihnya. Sebenarnya ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan panduan dalam memilih sebuah template untuk blog seperti tampilan, fitur, kecepatan, seo, responsive dan mobile friendly.

1. Tampilan

Biasanya ini adalah faktor utama yang menarik kita dalam menentukan akan menggunakan sebuah template atau tidak. Tampilan menarik serta navigasi yang jelas dan mudah akan membuat pengunjung betah berlama-lama pada blog kita. Kemudahan akses terhadap konten membuat pengunjung dapat mengeksplorasi blog kita secara utuh sehingga meningkatkan pageview.

Kita bisa memilih tampilan blog berdasarkan beberapa kriteria seperti berikut ini:
  • Warna background, pilihlah template dengan warna background netral seperti putih dan abu-abu.
  • Font, pilihlah template dengan font yang mudah dibaca dan disupport oleh kebanyakan browser.
  • Navigasi, pilihlah template dengan navigasi jelas dan mudah diakses seperti menu dibawah header atau disamping.
  • Tata letak/Layout, pilihlah template dengan tata letak widget yang menarik dan mengedepankan artikel sebagai area yang dominan. Template dengan dua kolom dengan sidebar di sebelah kanan saya rekomendasikan untuk dipilih.
  • Menarik, pilihlah template yang menarik, minimal menarik untuk kita sendiri. Yang saya maksud kriteria menarik disini adalah penggunaan seni artistik pada template seperti komposisi warna, penggunaan font, gambar latar belakang dan sebagainya. Template yang menarik sedikit banyak akan menyenangkan pengunjung blog.

2. Fitur

Setelah faktor tampilan, selanjutnya kita harus memperhatikan fitur yang disediakan oleh sebuah template. Fitur-fitur ini nantinya yang akan menunjang kinerja blog kita. Pilihlah template dengan banyak fitur namun ringan. Jangan sampai banyak fitur membuat blog kita berat dan berakibat lamanya proses loading blog.

Berikut ini beberapa kriteria fitur template blog yang bisa dijadikan syarat:
  • Artikel Terkait (Related Post), fitur ini menawarkan kepada pengunjung untuk membaca artikel dengan topik materi atau label yang sama. Fitur artikel terkait diharapkan meningkatkan jumlah pageview sebuah blog.
  • Auto readmore, fitur ini memotong artikel pada jumlah kata tertentu sehingga tampak rapi dihalaman indeks. Fitur auto readmore akan membuat blog terlihat profesional.
  • Pagination, fitur ini membuat navigasi perhalaman mirip dengan pencarian pada google. Dengan fitur ini pengunjung akan mudah menuju ke postingan lama kita.
  • Social Media, adalah fitur untuk mengaitkan blog dengan situs media sosial seperti Google+, Facebook, Twitter dan lain-lain. Fitur social media yang populer adalah berbagi artikel(share) dan menyukai (like).
  • Breadcrumbs, fitur ini membuat urutan navigasi pada tiap halaman posting mulai dari indeks sampai judul artikel. Contoh breadcrumbs seperti berkut ini:
    Home » Label » Nama Artikel
  • Pencarian (Search), fitur ini memungkinkan pengguna untuk mencari artikel pada blog kita. Fitur ini sebaiknya berada ditempat yang mudah terlihat seperti pada posisi menu atau side bar.

3. Kecepatan

Yang dimaksud dengan kecepatan disini adalah kecepatan loading sebuah blog saat dibuka. Tampilan blog yang menarik dengan banyak fitur biasanya berbanding terbalik dengan kecepatan loading sebuah blog. Template yang menarik dengan banyak widget dan javascript akan berakibat lama dibuka karena ukuran halaman yang otomatis menjadi lebih besar.

Template yang baik bisa memadukan faktor tampilan, fitur dan kecepatan secara selaras dengan tidak mengorbankan satu sama lain. Ada beberapa teknik untuk mempercepat loading sebuah blog seperti penggunaan cache browser, penggunaan asyncronous javascript dan optimalisasi image. Untuk mengecek kecepatan sebuah template bisa menggunakan tool seperti Google Pagespeed atau GTMetrix. Pilihlah template dengan minimal grade B.

4. SEO Friendly

Adalah kriteria yang terkait dengan penggunaan aturan SEO pada sebuah blog. Template yang SEO Friendly akan mendukung optimalisasi SEO pada halaman blog (SEO On Page). Banyak sekali template yang menawarkan beberapa optimalisasi SEO, pilihlah yang terbukti meningkatkan kualitas SEO sebuah blog berdasarkan testimoni atau cek implementasi template pada blog lain yang sudah menggunakan lebih dulu.

Ada beberapa ciri template yang SEO Fiendly seperti misalnya :
  • Komposisi title menggunakan urutan Nama artikel baru nama blog, seperti misalnya Cara Membuat Blog - Nulis Ilmu.
  • Penggunaan CSS yang baik untuk Heading H1, H2, H3 dan seterusnya.
  • Memiliki ukuran yang besar untuk area posting.
  • Meletakkan widget setelah area posting, seperti disebelah kanan atau bawah.
  • Menempatkan data-data untuk webmaster seperti penulis (author) dan tanggal update.
  • Memiliki dukungan meta data dinamis terutama keyword. Ini memudahkan kita  sehingga tidak harus membuat meta data untuk setiap postingan.
  • Validitas HTML dan CSS, ini penting untuk membuat blog kita bagus di mata mesin pencari dan pemeringkat blog seperti Google dan Alexa.

5. Responsive

Ini sebenarnya merupakan bagian dari fitur namun saya tempatkan pada pembahasan tersendiri karena sifatnya yang sangat penting terutama di era komputer tablet dan smartphone sekarang. template yang responsive akan mengikuti ukuran dan posisi layar browser client. Sebuah template yang reposnsive akan tampak bagus pada segala posisi dan dapat menyesuaikan secara cepat dan otomatis terhadap perubahan ukuran layar.

Cara kerja template yang responsive terletak pada kemampuannya dalam menyesuaikan tampilan terhadap perubahan layar. Letak kecanggihannya terdapat pada pengaturan kode CSS untuk mendeteksi ukuran dan dimensi layar. Dengan fitur ini beberapa komponen pda halaman yang tampil akan ditampilkan secara dinamis mengikuti ukuran layar.

6. Mobile Friendly

Ini adalah fitur baru yang disematkan pada pencarian google melalui perangkat mobile seperti smartphone. Fitur mobile friendly sebenarnya sudah ada pada platform seperti blogger dan wordpress namun sangat sederhana dan blog terlihat kurang menarik.

Dengan menerapkan fitur responsive pada template sedikit banyak akan membantu meningkatkan tampilan blog agar mobile friendly. Tanpa mobile friendly, sebuah blog akan terlihat kecil pada perangkat smartphone, karena harus merender piksel seukuran layak komputer yang rata-rata minimal 1024x768.

Itulah beberapa kriteria yang bisa dijadikan pedoman dalam memilih template blog kita. Sebenarnya ada satu kriteria lagi yaitu harga. Untuk pemula memang masih menggunakan template gratis, cirinya tuh ada credit link dibawahnya. Namun untuk blog yang disiapkan dan dikelola secara profesional tidak ada salahnya untuk membeli template yang premium karena akan lebih profesional dan didukung secara penuh oleh pengembang template.

0 komentar

Post a Comment