Thursday, March 19, 2015

Apa itu Android ?

Android adalah sistem operasi untuk ponsel pintar (smartphone) dan komputer tablet. Android merupakan sistem operasi yang berbasis Linux. Android diciptakan oleh Andy Rubin dari Android Inc. Kini Android telah menjadi milik Google sejak dibeli pada tahun 2005. Oleh Google, Android kemudian dirilis sebagai sistem operasi yang gratis. Android kini banyak dipakai oleh pengguna ponsel pintar didunia.

Apa itu Smartphone ?

Smartphone atau ponsel pintar adalah istilah yang disematkan kepada perangkat telepon genggam yang sudah dilengkapi dengan sistem operasi. Ada beberapa jenis smartphone yang populer seperti Android, Iphone dan Blackberry. Iphone adalah smartphone produksi Apple sedangkan Blackberry adalah smartphone produksi RIM (Research In Motion).

Berbeda dengan Apple dan Blackberry, Android tidak diproduksi oleh satu pabrik melainkan banyak pabrik yang sudah memprosuksi smartphone Android. Pabrikan yang membesarkan Android pertama kali diantaranya Samsung, HTC, LG, Sony dan Motorola. Kemudian setelah itu muncul beberapa pabrikan Android asal China seperti Xiomi, Gionee dan Huawei.

Di Indonesia sendiri banyak muncul merk-merk lokal seperti Polytron, Cross (sekarang bernama Evercoss), IMO, MITO dan Advance. Android lokal ini cukup bisa bersaing dengan android "impor" terutama dipasar menengah ke bawah.

Sampai saat ini masih belum jelas standarisasi dari smartphone. Namun jika dilihat dari sejarahnya, ada beberapa kriteria yang membuat sebuah perangkat telepon seluler dikategorikan kedalam jenis smartphone, diantaranya :
  1. Memiliki banyak fitur tambahan selain telepon yang berguna untuk membantu aktivitas sehari-hari misalnya saat awal-awal munculnya smartphone, fitur seperti kalender, buku telepon, jam dunia, notepad dan permainan sudah dikategorikan sebagai smartphone. Kini sebuah smartphone bisa melakukan hal-hal aneh dan menjadi semakin pintar dengan dukungan berbagai software aplikasi dan hardware yang canggih.
  2. Bisa melakukan banyak tugas (multi tasking). Ini berkembang seiring dengan adanya permintaan agar smartphone mampu menjalankan banyak aplikasi secara sekaligus.
  3. Memiliki sistem operasi, ini adalah standar yang berkembang seiring waktu. Dulu adanya fitur-fitur seperti kalender dan notepad saja sudah sianggap canggih namun tidak demikian dengan saat ini. Seiring tuntutan jaman maka ponsel (singkatan dari telepon seluler) harus semakin "pintar" dan sistem operasi menjadi hal yang wajib.
  4. Layar sentuh, ini memang bukan menjadikan ukuran baku karena ponsel Blackberry yang masih menggunakan track ball dan trackpad juga masih dikategorikan sebagai smartphone. Fitur layar sentuh kini dianggap sebagai salah satu syarat sebuah smartphone karena kemudahan aksesnya. Dengan layar sentuh kita bisa mengontrol kerja smartphone dengan mudah pada setiap bagian layar.
  5. Koneksi internet, ini adalah fitur yang mau tidak mau harus ada pada smartphone. Internet ini dibutuhkan untuk berbagai hal terkait dengan semakin banyaknya tugas dan pekerjaan serta hburan yang terkait dengan internet. Sebuah smartphone juga akan membuat penggunanya menjadi semakin "pintar" dengan adanya internet.
  6. Memiliki dukungan aplikasi yang banyak. Sebuah smartphone harus bisa berkembang danmenjadi semakin "pintar" dari waktu ke waktu. Dulu jika kita membeli sebuah ponsel maka kita hanya akan disuguhi fitur bawaan dari pabrik. Untuk menambah fitur lain terkadang sulit karena harus menemui pihak yang ahli. Kini seiring dengan perkembangan internet yang sudah semakin maju, kita bisa menambahkan sendiri aplikasi pada sebuah smartphone. Ada banyak sekali aplikasi yang ada pada gudang aplikasi seperti Play Store, Appstore dan Blackberry World.

Apa itu Android?

Android awalnya adalah istilah untuk menamakan robot buatan yang bisa bergerak dan melakukan pekerjaan mirip dengan manusia. Saya sendiri mengenal istilah Android dari komik dan serial kartun Dragon Ball. Saat itu ada robot buatan Dr Gero yang diberi nama Android dengan indeks, misalnya Android 16, Android 17 dan Android 18.

Nama Android ini kemudian menginspirasi Andy Rubin bersama ketiga rekannya yaitu Rich Miner, Nick Sears dan Chris White untuk menciptakan sebuah sistem operasi yang ditujukan untuk perangkat mobile seperti telepon seluler dan tablet PC. Mereka kemudian mendirikan perusahaan Android Inc yang secara resmi mengembangkan sistem operasi untuk perangkat telepon seluler.

Tantangan yang dihadapi Android saat itu cukup besar dengan nama-nama seperti Windows Phone, Symbian, Blackberry dan Apple. Meski pada awalnya cukup kesulitan namun kerja keras mereka berbuah hasil ketika Android diakuisisi oleh Google pada tahun 2005, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2005. Setelah menjadi milik Google, para programmer Android yang dipimpin oleh Andy Rubin masih tetap bekerja mengembangkan Android dibawah manajemen Google.

Ngomong-ngomong soal 17 Agustus jadi ingat hari kemerdekaan Indonesia dan ternyata itu adalah kemerdekaan bagi seluruh umat manusia dalam memiliki sistem operasi yang gratis untuk perangkat mobile-nya. Bagaimana tidak, setelah munculnya Android, harga ponsel pintar semakin murah dan terjangkau. Ini tentu berimbas pada daya beli masyarakat menengah ke bawah di Indonesia pada khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya.

Android dibuat dengan bahasa C, C++ dan Java UI. Android merupakan turunan dari Linux, yaitu sistem operasi komputer desktop gratis yang berbasis open source. Rilis pertama Android pada tanggal 23 September 2008. Setelah rilis tersebut lahirlah ponsel pintar komersial pertama berbasis Android yaitu HTC Dream pada tanggal 22 Oktober 2008. maskot Android adalah sebuah Robot berwarna hijau yang dibuat oleh Irina Blok.

Sejak kelahiran Android dan bahkan sebelum dari itu, Google menjanjikan kepada para pengembang telepon seluler dan komputer tablet akan sebuah sistem operasi yang dapat diperbaruhi. Dan Google membuktikan janjinya dengan perkembangan versi demi versi Android dari waktu ke waktu sejak dirilis pertama kali. Kini versi Android terbaru saat artikel ini ditulis adalah versi 5.0.2 dengan nick name Lollipop.

Ada yang menarik dari nama rilis untuk setiap versi Android yaitu mengambil nama-nama dari makanan yang manis dan diurutkan dari dari A, B C dan seterusnya seperti yang terbaru Jellybean, Kitkat dan Lollipop. Pengambilan nama dari makanan manis ini diusulkan Ryan Gibson seorang manajer pada proyek Android.

Berikut ini nama rilis Android dari waktu ke waktu yang saya kutip dari Wikipedia:
  1. Android 1.0 (API level 1)
  2. Android 1.1 (API level 2)
  3. Android 1.5 Cupcake (API level 3)
  4. Android 1.6 Donut (API level 4)
  5. Android 2.0 Eclair (API level 5)
  6. Android 2.0.1 Eclair (API level 6)
  7. Android 2.1 Eclair (API level 7)
  8. Android 2.2–2.2.3 Froyo (API level 8)
  9. Android 2.3–2.3.2 Gingerbread (API level 9)
  10. Android 2.3.3–2.3.7 Gingerbread (API level 10)
  11. Android 3.0 Honeycomb (API level 11)
  12. Android 3.1 Honeycomb (API level 12)
  13. Android 3.2 Honeycomb (API level 13)
  14. Android 4.0–4.0.2 Ice Cream Sandwich (API level 14)
  15. Android 4.0.3–4.0.4 Ice Cream Sandwich (API level 15)
  16. Android 4.1 Jelly Bean (API level 16)
  17. Android 4.2 Jelly Bean (API level 17)
  18. Android 4.3 Jelly Bean (API level 18)
  19. Android 4.4 KitKat (API level 19)
  20. Android 5.0 Lollipop (API level 21)
  21. Android 6.0 Milkshake (API level 24)
Mengapa tidak ada nama untuk A dan B pada rilis Android sampai saat ini saya juga belum tahu. Namun bisa saja kode nama A dan B untuk mengenang versi Android Alpha dan Beta yang merupakan cikal bakal dari sistem operasi Android.

0 komentar

Post a Comment