Sunday, February 22, 2015

3 Tips Sederhana Membuat Battery Laptop Panjang Umur

Battery adalah salah satu komponen vital sebuah laptop. Seperti layaknya sebuah handphone atau smartphone, sebuah laptop sejatinya merupakan sebuah perangkat mobile yang dirancang untuk bisa dioperasikan tanpa harus menggunakan sumber daya listrik PLN. Untuk membuat battery laptop menjadi lebih awet dan panjang umur, berikut ini saya bagikan beberapa tips saya saya rangkum dari berbagai sumber di internet.

1. Segera lepaskan charger jika telah mencapai 100%

Tips ini saya peroleh dari wired.com, dimana ditulis "Keeping Your Laptop Plugged in All the Time Will Kill Its Battery Faster" yang artinya jika kita membiarkan laptop dalam kondisi dicharge sepanjang waktu akan "membunuh" battery lebih cepat.

Menurut Isidor Buchmann, CEO dari Cadex Electronics bahwa idealnya setiap orang akan mengisi baterai sampai 80 persen kemudian membiarkan mengalir ke sekitar level 40 persen. Tips ini akan memperpanjang umur baterai , dalam beberapa kasus sebanyak empat kali.

Penjelasannya adalah saat dicharge, setiap sel dalam baterai lithium-polymer diberi tegangan pada level tertentu. Semakin tinggi persentase charge, semakin tinggi level tegangan yang diberikan. Ini membuat cel-cell didalam battery berada dalam tekanan dan memperpendek umur battery.

Sebagai contoh, Battery University menyatakan bahwa baterai yang terisi 100 persen akan memiliki siklus pengosongan sekitar 300 sampai 500 kali, sedangkan baterai terisi 70 persen akan memperoleh siklus pengosongan lebih banyak, yaitu sekitar 1,200 sampai 2,000 kali.

2. Hematlah pemakaian battery

Hal ini didasarkan pada prinsip dasar jika sebuah komponen elektronik bekerja semakin keras maka umur pakainya akan semakin pendek. Jadi membuat battery "nyaman" akan memperpanjang umur battery. Sel-sel didalam battery akan awet dan tentu membuat battery menjadi awet.

Untuk meringankan beban battery selama penggunaan laptop, ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu diantaranya :
  • Kurangi membuka banyak program secara bersamaan (multi tasking), terutama untuk program yang tidak perlu. Ini termasuk membuka banyak tab pada browser.
  • Atur cahaya layar secukupnya, jangan terlalu terang karena layar termasuk salah satu yang menguras battery.
  • Matikan hardware ketika sedang tidak digunakan,seperti misalnya Wi-Fi dan bluetooth.
  • Ambil CD/DVD dari drive setelah tidak digunakan, ini akan mengurangi pemakaian battery sekaligus meningkatkan kinerja file manager.
  • Matikan proses-proses background yang tidak penting.
  • Awasi penggunaan RAM, jangan sampai kekurangan karena akan membaca virtual RAM pada harddisk yang mengakibatkan boros battery dan menyebabkan umur battery dan umur harddisk menurun.
Dengan menghemat battery, insyaAllah battery akan lebih awet seperti komponen elektronika pada umumnya.

3. Hindari sering kehabisan battery dibawah 10%

Tips ini saya peroleh dari artikel tentang battery smartphone yang diterbitkan oleh website www.gizmodo.com.au yaitu "How To Take Care Of Your Smartphone Battery The Right Way". Pada tulisan ini memang yang dibahas adalah battery smartphone, namun karena battery laptop dan battery smartphone sama-sama berjenis lithium maka tips ini saya anggap relevan dan berlaku juga untuk battery laptop.

Perilaku mengecharge batery harus dilakukan setelah battery habis dulu berlaku untuk battery charge jenis Nickel Cadmium (Ni-Cd). Ini terjadi karena ada efek memori pada cell battery berjenis Ni-Cd tersebut. Yang jadi masalah adalah battery laptop menggunakan Lithium (Li-On) yang jelas-jelas berbeda dengan Ni-Cd. Karakter sel pada battery lithium akan mengalami degradasi yang cukup signifikan jika sering habis apalagi sampai 0 % (benar-benar habis).

Pengalaman ini sudah dialami oleh teman-teman pengguna smartphone, dan akibatnya performa battery mereka berkurang drastis meski umur battery baru sekitar 6 bulan sampai 1 tahun.

Hal ini sebenarnya sudah diantisipasi oleh program komputer dengan memberikan peringatan ketika battery berada dibawah 20% atau dibawah 15%. Dengan menjaga level battery tetap berada ditengah akan membuat battery lebih awet tentunya.

Tips ini juga berlaku jika kita tidak menggunakan laptop dalam waktu yang lama, dimana battery laptop harus tetap dijaga jangan sampai kehabisan apalagi sampai 0% tadi.

Demikian 3 tips sederhana untuk membuat battery laptop menjadi lebih awet dan panjang umur. Perlakukan battery dengan baik dan pada akhirnya nanti battery akan "berlaku baik" kepada kita.

0 komentar

Post a Comment