Friday, January 2, 2015

Tutorial Javascript Part 6: Menggunakan Function

Function adalah sekelompok statemen program dengan nama identifier tertentu yang bisa digunakan berulang kali pada bagian program. Function hanya akan dieksekusi saat ada yang memanggilnya saja. Saat membuat function, nama identifier function ditulis setelah keyword function. Kemudian saat memanggil function cukup dengan nama function-nya saja.

Membuat Function

Untuk membuat function kita menggunakan keyword function diikuti dengan nama function dan sepasang kurung (). Aturan penamaan function mengikuti aturan penamaan pada variabel.

Statemen-statemen program didalam function ditulis diantara dua kurung kurawal {...}.  Kita bisa menambahkan parameter (bersifat opsional) setelah nama function dan ditulis didalam tanda kurung.

Aturan penulisan membuat function :

namaFunction(parameter) {
   ... //statemen-statemen program
} 
Jika ada beberapa parameter, masing-masing parameter harus dipisahkan dengan tanda koma (,). Kita juga bisa membuat function untuk mengembalikan nilai dengan menggunakan keyword return.

Contoh membuat function dengan dua parameter dan balikan nilai :

function Luas(panjang, lebar) {
    return panjang * lebar;
}

Memanggil Function

Sebuah function dapat dipanggil dengan tiga cara, yaitu :
  • Saat even terjadi, misalnya even onclick saat button di klik.
  • Saat dipanggil dalam sebuah rutin javascript
  • Pemanggilan sendiri secara otomatis
Dalam memanggil function, kita harus menyertakan tanda sepasang kurung dibelakang nama function, dan jika ada parameter saat pembuatan function maka semua parameter harus dipenuhi saat memanggil function.

Contoh memanggil function Luas dengan output document.write :

function Luas(panjang, lebar) {
    return panjang * lebar;
}

document.write (Luas(5,6));

Mengapa Menggunakan Function ?

Dengan menggunakan function kita bisa lebih mengefisiensikan penulisan kode program berulang-ulang. Selain itu kita bisa melokalisir rutin program berdasarkan perilakunya, mirip method pada pemrograman OOP.

Function juga bisa digunakan untuk membuat variabel dinamis sehingga memudahkan kita dalam menentukan sebuah nilai saat proses pemrograman.

Contoh menggunakan function sebagai variabel :

function Luas(panjang, lebar) {
    return panjang * lebar;
}

var luas = Luas(5,6);
document.write (luas);

Lihat indeks artikel Tutorial Javascript Dasar >>

Referensi :

0 komentar

Post a Comment