Thursday, January 1, 2015

Tutorial Javascript Part 4: Tipe Data dan Variabel

Seperti bahasa pemrograman lainnya, javascript juga mampu mengolah berbagai tipe data. Untuk menunjang pengolahan data ini javascript didukung dengan penggunaan variabel. Ada banyak tipe data yang didukung javascript diantaranya String, Number, Boolean, Array dan Object. Deklarasi tipe data pada javascript bersifat dinamis seperti pada PHP.

Variabel

Adalah tempat untuk menyimpan data sementara didalam program. Untuk menuliskan variabel pada javascript harus diawali dengan keyword var.

Contoh deklarasi variabel pada javascript :

 var x = 3;
 var y = 4;
Contoh diatas adalah deklarasi variabel bertipe angka. Tipe data dari varibel bisa dinamis dan berubah selama pemrograman.

Contoh perubahan tipe variabel selama pemrograman pada javascript :

 var x;               // x belum teidentifikasi
 var x = 5;           // x berupa angka
 var x = "John";      // x berupa string
Untuk lebih jelas, berikut ini beberapa tipe data pada javascript dan penjelasannya :

1. Tipe Data Number

Adalah tipe data berupa angka. Javascript hanya mengenal satu jenis tipe angka. Tipe data number dapat ditulis dengan atau tanpa desimal. Untuk menulis data number cukup langsung menulis nilainya saja.

Contoh penggunaan tipe data angka pada javascript :

 var x = 34.00;     // dengan desimal
 var y = 34;        // tanpa desimal

Contoh penggunaan tipe data angka dengan eksponen pada javascript :

 var x = 123e6;      // 123000000
 var y = 123e-6;     // 0.000123

2. Tipe Data String

Adalah tipe data berupa huruf atau teks. Tipe data string ditulis didalam tanda petik. Bisa menggunakan tanda petik satu atau tanda petik dua.

Contoh penggunaan tipe data string pada javascript :

 var nama = "Sabrina";         // dengan tanda petik dua
 var alamat = 'Jepara';        // dengan tanda petik satu

3. Tipe Data Booleans

Adalah tipe data berupa nilai true (benar) atau false (salah). Tipe data boolean digunakan untuk penyeleksian kondisi. Tipe data ini bisa langsung diisi dengan nilai true atau 1 untuk kondisi benar dan false atau 0 untuk kondisi salah atau bisa juga merupakan nilai balikan sebuah statemen.

Contoh penggunaan tipe data boolean pada javascript :

 var x = true;         // x bernilai benar
 var y = false;        // y bernilai salah

 var x=5;
 if(x>3) 
   {...//statemen yang dikerjakan jika kondisi x lebih besar dari 3 bernilai benar
 }

4. Tipe Data Array

Adalah tipe data berupa array. Untuk menulis tipe data array digunakan tanda [...]. Nilai nilai pada array dipisahkan dengan tanda koma. Tipe dari masing masing data pada array bisa berupa number, string atau boolean.

Contoh penggunaan tipe data array pada javascript :

 var buah = ["Jeruk", "Apel", "Semangka"]; //deklarasi tipe data array
 alert (buah[1]); //menampilkan Apel

5. Tipe Data Object

Adalah tipe data berupa object. Untuk menulis tipe data object digunakan tanda {...}. Masing-masing object dipisahkan dengan tanda koma.

Contoh penggunaan tipe data object pada javascript :

 var siswa = {
    Nama      : "Sabrina",
    Alamat    : "Jepara",
    Umur      : 7,
    Hobi      : "Membaca"
 };

 document.write (
 siswa.Nama + " tinggal di " + siswa.Alamat + " 
 " + siswa.Nama + " Berumur " + siswa.Umur + " Tahun, Suka " + siswa.Hobi);

Jika program diatas dijalankan akan tampil :

Sabrina tinggal di Jepara 
Sabrina Berumur 7 Tahun, Suka Membaca 

Lihat indeks artikel Tutorial Javascript Dasar >>

Referensi :

0 komentar

Post a Comment