Thursday, January 1, 2015

Tutorial Javascript Part 3: Cara Penulisan Kode Javascript

Dalam menulis kode-kode program javascript kita harus mematuhi aturan baku yang telah ditetapkan. Aturan penulisan ini disebut juga dengan sintaks. Aturan-aturan ini ada yang mirip dengan bahasa pemrograman lain seperti PHP namun ada juga yang sama sekali berbeda. Beberapa hal seperti mengenai penulisan huruf, tanda baca, identifier dan keyword harus benar-benar diketahui agar tidak terjadi kebingungan saat membuat program javascript.

1. Statement Program

Adalah kode yang ditulis didalam program dan akan dieksekusi. Statemen ini berisi hal hal dasar yang akan dieksekusi seperti deklarasi variabel, membari nilai sebuah variabel, mengontrol alur program dan sebagainya.

Contoh statemen program :

alert ("Selamat Belajar Javascript !");
Dalam sebuah program javascript dimungkinkan ada banyak statemen-statemen program.Masing-masing statemen program yang akan dieksekusi biasanya dipisahkan oleh tanda titik koma (;) seperti pada PHP.

Contoh penulisan beberapa statemen program :

var pesan="Selamat Belajar Javascript !"
alert (pesan)
Namun pada javascript juga memungkinkan untuk menghilangkan penggunaan tanda titik koma pada akhir statemen dan mengambil baris baru sebagai gantinya. Hal ini dimungkinkan jika baris program baru sudah tidak lagi dapat disambungkan dengan baris diatasnya.

Contoh penulisan beberapa statemen program tanpa titik koma:

var pesan="Selamat Belajar Javascript !";
alert (pesan);
Selanjutnya agar lebih mudah dalam proses identifikasi dan pembacaan alur program sangat dianjurkan untuk menggunakan tanda titik koma (;) sebagai akhir statemen.

2. Statement Komentar

Adalah kode yang ditulis didalam program namun tidak akan dieksekusi. Statemen ini biasanya dipakai untuk memberi keterangan agar lebih mudah dalam membaca alur program, terutama oleh orang lain. Statemen Komentar mendeskripsikan maksud dari programmer saat menulis sebuah kode atau membuat alur sebuh program.

Untuk menulis sebuah komentar ada dua cara yang biasa dipakai, yaitu :
  • dengan tanda //, biasanya untuk komentar pendek dalam satu baris
  • dengan sepasang tanda /* ... */ , biasanya uutuk komentar panjang beberapa baris

Contoh penulisan komentar pada javascript :

/* Ini adalah program belajar javascript dasar
yang dikhususkan untuk pemula yang baru mau belajar */

var pesan="Selamat Belajar Javascript !";
alert (pesan); // menampilkan window alert

3. Case Sensitive

Adalah aturan yang membedakan penggunaan huruf kecil dan huruf besar pada statemen program.

Contoh aturan case sensitive dapat dilihat pada contoh berikut ini :

/* Ini adalah program belajar javascript dasar
yang dikhususkan untuk pemula yang baru mau belajar */

var pesan="Selamat Belajar Javascript !";
var Pesan="Ini berbeda dari variabel pesan !";
alert (pesan); // menampilkan window alert dari variabel pesan, bukan Pesan

4. Identifier

Adalah pengenal untuk variabel atau fugsi pada javascript. Ada beberapa aturan yang harus dipatuhi dalam penulisan identifier pada javascript, yaitu :

  • Identifier harus diawali dengan huruf, underscore (_) atau dollar ($).
  • identifier tidak boleh diawali dengan angka atau karakter selain tiga kelompok karakter diatas, misalnya % atau #
  • Karakter kedua dan seterusnya pada identifier boleh ada angka dan tiga kelompok karakter diatas.
  • Tidak boleh ada spasi pada identifier.
  • Identifier tidak boleh mengandung operator seperti +, - , * , /  dan =
  • Identifier tidak boleh sama dengan keyword, misalnya if, break, do, dan keyword lainnya
Contoh penggunaan Identifier yang diperbolehkan :
luas
$luas
luas1
_luas
luas-persegi

Contoh penggunaan Identifier yang dilarang :
%luas
#luas
luas*1
luas persegi 

Lihat indeks artikel Tutorial Javascript Dasar >>

Referensi :

0 komentar

Post a Comment