Sunday, January 18, 2015

Tutorial Javascript Part 27: Kesalahan Dalam Menulis Program

Saat menulis kode program javascript kita harus memperhatikan beberapa kesalahan yang mungkin muncul karena ketidaktahuan programmmer akan prinsip-prinsip dasar pemrograman javascript. Ketika kita tidak menganggap hal tersebut menjadi sebuah kesalahan maka akan sulit menemukan lokasi error yang ada dalam program saat debugging dan menentukan perbaikan dari error tersebut.

Berikut ini beberapa kesalahan dalam mungkin terjadi dalam pemrograman javascript :

1. Kesalahan mengartikan operator "+"

Untuk menggabungkan string pada javascript digunakan operator "+". Hal ini kadang membingungkan dengan penggunaan operator tambah pada angka. Jika kita menambahkan dua buah angka maka secara logika akan menghasilkan nilai penjumlahan dari kedua angka tersebut.

Namun jika salah satu atau kedua angkan ditulis dengan tanda petik maka hasilnya akan lain, yaitu berupa penggabungan string angka pertama dang angka kedua.

Contoh perbedaan penggunaan operator "+" pada javascript :

var x = 1 + 2;  //akan menghasilkan angka 3
var x = 1 + "2";  //akan menghasilkan string 12
var x = "1" + "2";  //akan menghasilkan sring 12

2. Kesalahan menggunakan operator "="

Saat kita menggunakan perbandingan terhadap dua buah nilai pada program, salah satunya digunakan operator perbandingan sama dengan yaitu dengan tanda "==". Pada beberapa yang pernah saya lakukan adalah salah menulis operator ini dengan operator sama dengan pada operasi bilangan, yaitu dengan tanda "=". Akibatnya kondisi yang dihasilkan selalu benar karena nilai kedua dimasukkan kedalam nilai pertama, bukan dibandingkan dengan nilai pertama.

Contoh kesalahan penggunaan operator "=" pada javascript :

//hasil dari statemen if berikut ini adalah false
var x = 4;
if (x==5) {
    alert("Angka sama dengan 5");
}
else alert("Angka bukan 5");

//hasil dari statemen if berikut ini adalah true
var x = 5;
if (x==5) {
    alert("Angka sama dengan 5");
}
else alert("Angka bukan 5");

//hasil dari statemen if berikut ini selalu true
var x = 4;
if (x=5) {
    alert("Angka sama dengan 5");
}
else alert("Angka bukan 5");

3. Kesalahan mengartikan nilai float

Adalah kesalahan saat memprediksi hasil perhitungan bilangan pecahan. Kesalahan ini karena pada javascript hanya mengenal satu tipe data angka, yaitu 64bit. Akibatnya angka yang disimpan dan dihasilkan akan sangat presisi dan kita cenderung salah dalam mempresiksi hasil sebuah perhitungan bilangan pecahan (float).

Contoh kesalahan mengartikan nilai float pada javascript :

var x = 0.1;
var y = 0.2;
var z = x + y;

//kondisi ini belum tentu sesuai dengan yang diinginkan
//karena nilai z belum tentu 0.3 namun bisa jadi lebih presisi
if(z==0.3) {
    alert"Nilai z sama dengan 0.3");
}

4. Kesalahan dalam memotong string

Pada javascript kita bisa menempatkan sebagian program pada baris bau. Namun ini tidak semata-mata bisa dipotong dibagian mana sesuka kita. Ada kaidah-kaidah pemotongan yang harus diperhatikan seperti harus dipotong setelah operator. Adalah salah jika kita memotong string begitu saja tanpa menggunakan operator, misalnya dengan menggunakan +.

Contoh kesalahan dalam memotong string pada javascript :

//ini memotong string yang benar
var nama =
"Sabrina Balqis Al Husna";

//ini memotong string yang salah
var nama = "Sabrina 
Balqis Al Husna";

//agar menjadi benar, gunakan backslash
var nama = "Sabrina /
Balqis Al Husna";

//atau lebih baik gunakan operator +
var nama = "Sabrina " +
"Balqis Al Husna";

5. Kesalahan penggunaan tanda titik koma

Ini bisa terjadi saat kita menggunakan statemen yang tidak seharusnya diakhiri dengan tanda titik koma seperti saat menggunakan logika penyeleksian IF. Jika kita menaruh tanda titik koma setelah penulisan IF maka statemen sesudahnya akan dikerjakan tanpa memperhatikan kondisi IF bernilai benar atau salah.

Contoh kesalahan penggunaan titik koma pada javascript :

//hasil dari statemen if berikut ini adalah false
var x = 4;
if (x==5);
{
    alert("Angka sama dengan 5");
}
else alert("Angka bukan 5");
Dari contoh diatas akan tetap tampil "Angka sama dengan 5" karena statemen if (x==5) diakhiri dengan tanda titik koma. untuk mencegah terjadinya kesalahan ini sebaiknya tulis tanda kurung kurawal buka setelah kondisi IF seperti berikut ini :
//hasil dari statemen if berikut ini adalah false
var x = 4;
if (x==5) {
    alert("Angka sama dengan 5");
}
else alert("Angka bukan 5");

6. Kesalahan mengakhiri definisi array atau object dengan tanda koma

Ini salah satu kesalahan yang sering saya lakukan. Menempatkan tanda koma diakhir array atau object akan membuat beberapa compiler javascript akan salah dalam membaca data pad aarray atau object.

Contoh kesalahan penggunaan koma pada akhir array atau object :

//contoh definisi array yang salah
buah = [apel, jeruk, durian, salak,];

//contoh definisi array yang benar tanpa diakhiri koma
buah = [apel, jeruk, durian, salak];

//contoh definisi object yang salah
siswa = {nama:"Sabrina", Alamat:"Jepara", Umur:7,}

//contoh definisi object yang benar tanpa diakhiri koma
siswa = {nama:"Sabrina", Alamat:"Jepara", Umur:7}

Lihat indeks artikel Tutorial Javascript Dasar >>

Referensi :

0 komentar

Post a Comment