Saturday, January 17, 2015

Tutorial Javascript Part 26: Menggunakan Mode Strict

Mode scict adalah mode mode permrograman ketat yang berarti ada banyak pembatasan dalam aturan penulisan kode program. Mode "use strict" membuat kita "dijaga" benar-benar saat menulis program. Maksudnya kita dibenar-benar harus menulis segala sesuatunya dengan benar sesuai aturan yang diterapkan mode strict. Misalnya saat menggunakan variabel kita harus menggunakannya lebih dahulu, jika tidak akan terjadi error.

Penggunaan "use strict" mulai diperkenalkan pada versi JavaScript 1.8.5. Dan hampir semua versi terakhir browser saat ini telah mendukung penggunaan "use strict". Internet Explorer mulai versi 10, Firefox mulai versi 4, Google Chrome mulai versi 13, Safari mulai versi 5.1 dan Opera mulai versi 12.

Cara Menggunakan Mode Strict

Untuk menggunakan mode strict pada pemragraman javascript kita menggunakan perintah "use strict" pada awal program. "use strict" adalah tulisan biasa dan bukan merupakan statemen. Cara menggunakan "use strict" adalah cukup menulis "use strict" dibagian atas script setelah tag <script> atau pada baris pertama function. Jika ditulis secara eksternal dalam file dengan ekstensi .js maka deklarasi "use strict" harus ditulis pada baris pertama file tersebut.

Contoh penggunaan mode strict pada script global :

"use strict";
x = 5;       // dianggap error karena variabel belum dideklarasikan
showAngka();   // dianggap error karena function belum dideklarasikan

function showAngka() {
    var x = 5;
    alert(x);
}

Contoh penggunaan mode strict didalam function :

x = 5;       // tidak dianggap error
showAngka();   // tidak dianggap error

function showAngka() {
    "use strict";
    x = 5;  //dianggap error karena variabel belum dideklarasikan
    alert(x);
}

Mengapa Menggunakan Mode Strict?

Mode Strict membuat kita menulis program javascript dengan lebih baik dan aman. Mode strict mencegah penulisan script yang buruk seperti menggunakan variabel sebalum mendeklarasikannya. Mode Strict juga bisa mencegah timbulnya bug karena penulisan yang buruk tadi.

Pada mode strict program tidak mengijinkan untuk memberi nilai pada properti dan variabel yag tidak ada. juga tidak diijinkan untuk menggunakan properti yang ditandai readonly. Jika hal itu dilakukan akan terjadi error dan program tidak berjalan.

Hal-hal yang dilarang saat mode strict digunakan :
  1. Menggunakan variabel tanpa mendeklarasikannya
    Ini karena bisa memicu timbulnya variabel global jika didefinisi didalam function.
    angka=5;
    
  2. Menghapus variabel, function dan argumen
    delete angka;
    
  3. Definisi properti object berulang
    var angka = {a1:1, a1:2};
    
  4. Definisi parameter pada function berulang.
    function showAngka(a1, a1) {};
    
  5. Menulis pada properti yang ditandai readonly
    obj.defineProperty(obj, "angka", {value:1, writable:false});
    obj.angka = 5;  // ini dianggap error
    
  6. Menggunakan angka dengan penulisan oktal
    var angka = 010;
    
  7. Menulis pada properti get
    var obj = {get angka() {return 0} };
    obj.angka = 5;  // ini dianggap error
    
  8. Menghapus undelete property seperti properti prototype
    delete Object.prototype;
    
  9. Menggunakan string "eval" dan "argument" sabagai variabel
    var eval=5;
    var arguments=6;
    
  10. Menggunakan statemen with
    with (Math){angka = sin(30)}; // ini dianggap error
    
  11. Menggunakan future keyword reserve seperti implements, interface, package, private, protected, public, static, yield

Lihat indeks artikel Tutorial Javascript Dasar >>

Referensi :

0 komentar

Post a Comment