Wednesday, December 31, 2014

Tutorial Javascript Part 1: Apakah itu Javascript ?

Javascript adalah sistem pemrograman website yang dijalankan pada browser disisi client. Javascript merupakan client side programming berbeda dengan PHP yang merupakan server side programming. Jadi kode-kode dalam javascript dikirim ke client untuk dieksekusi pada komputer client.
Untuk menjalankan javascript ini tidak diperlukan compiler tambahan karena hampir semua browser saat ini sudah mampu menginterpretasikan kode-kode javascript.

Fungsi Javascript

Sistem pemrograman website dengan PHP membuat pengaturan halaman web menjadi lebih mudah dan memungkinkan interaksi pengguna melalui form. Namun setiap perubahan pada sisi client harus diproses dulu pada komputer server.

Hal ini membuat website menjadi tidak interaktif dan terkesan dingin/pasif. Misalnya saat mau mengisi form langsung ditampilkan petunjuk pada input text, kemudian saat input text tersebut di klik maka petunjuk tersebut hilang.

Sejarah dan Perkembangan Javascript

JavaScript lahir pada tahun 1994 dengan tujuan membuat sistem pemrograman client-side, yaitu bahasa pemrograman yang berjalan pada komputer pengguna. Perkembangan javascript dimulai tahun 1995 oleh Brendan Eich, seorang programmer dari perusahaan internet yang bernama Netscape.

Javascript pada awalnya bernama Mocha kemudian berubah menjadi Livescript dan akhirnya Netscape mengganti namanya menjadi Javascript yang masih bertahan sampai sekarang. Versi Javascript pertama dirilis dengan nma versi 1.0.

Cara Penulisan Javascript

Secara sederhana kode program javascript ditulis diantara tag <script>...</script>. Ada dua cara menuliskan kode program javascript dalam sebuah halaman website yaitu dengan cara langsung dan tidak langsung.

Menulis javascript dengan cara internal (embedded)

Menuliskan javascript secara internal (embedded) yaitu menempatkan kode-kode javascript jadi satu dengan halaman website. Biasanya ditempatkan pada lokasi tertentu sesuai kebutuhan. Beberapa saran menyebutkan lokasi penempatan kode javascript terbaik adalah diarea <head> pada posisi paling bawah sebelum </head>. Penulisan kode javascript secara langsung harus diapit oleh tag <script>...</script>

Contoh penulisan javascript secara langsung:

 <script type="text/javascript">  
  function onClick() {  
    alert ("Selamat Datang !");  
  }  
 </script>  

Menulis javascript dengan cara eksternal

Menulis javascript secara eksternal dilakukan dengan cara menulis kode-kode javascript dalam satu file lalu disimpan dengan ekstensi .js (dot js). Kemudian file tersebut dihubungkan dengan halaman website utama melalui atribut src pada tag <script>.

Contoh penyertaan file javascript pada halaman html:

 <script type="text/javascript" src="jq/jquery.js"></script>  

Memilih Editor untuk menulis Javascript

Untuk menulis kode program javascript kita bisa menggunakan editor yang umum digunakan untuk PHP seperti Bluefish, Notepad++ atau Geany. Lebih jelas bisa dilihat pada tulisan sebelumnya tentang text editor.

Lihat indeks artikel Tutorial Javascript Dasar >>

Referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/JavaScript

0 komentar

Post a Comment