Saturday, November 8, 2014

Mengenal Database dan Penggunaannya Pada Website

Seiring dengan kemajuan perkembangan website maka dibutuhkan sistem pengaturan isi website yang lebih luas, canggih dan cepat. Dalam hal ini mulai dibutuhkan sebuah alat bantu penyimpan data berupa database atau basis data yang memungkinkan akses lebih cepat dalam penanganan request dari pengguna.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa database ini sudah muncul lebih dulu daripada website, jadi implementasi database pada website hanya merupakan pengaitan satu sama lain saja. Database sudah muncul sekitar tahun 1979 dan website baru lahir sekitar tahun 1990. Penggunaan database pertama pada website bisa dilihat dari penggunaan MySQL AB oleh perusahaan TcX pada tahun 1995.

Apakah itu Database?

Database atau basis data adalah sekumpulan informasi yang disusun dengan struktur tertentu dan sistematis pada komputer yang bisa diakses dengan sebuah program komputer untuk mendapatkan informasi dari basis data tersebut.

Didalam database terdapat tabel, field dan record yang dipakai untuk menyimpan data. Untuk dapat melayani pengguna maka dibutuhkan sebuah database server. Dan untuk mengakses data dari database server dibutuhkan sebuah database client dengan nama user tertentu.

Database harus diberi nama dan nama database harus unik dan berbeda satu sama lain didalam database server. Nama database bebas, misalnya "semesta", "toko", atau "kantor".

Apakah itu Tabel ?

Tabel adalah sekumpulan relasi data yang dibuat dengan format terstruktur didalam sebuah database. Didalam tabel terdapat baris (row) dan kolom (field). Sebuah baris menginterpretasikan sebuah isi data dalam database dan selanjutnya disebut record. Dan kolom merupakan identifikasi untuk pengelompokan isi data (record) berdasarkan kesamaan tertentu dan selanjutnya disebut field.

Seperti database, tabel juga harus diberi nama dan nama tabel harus unik dan berbeda dalam sebuah database. Nama tabel bisa sama pada database yang berbeda meskipun dalam server yang sama. Contoh nama tabel pada database toko misalnya "penjualan", "kontak" dan "order".

Apakah itu Field ?

Field adalah istilah pada tabel database untuk menunjukkan sebuah kolom. Beberapa data dalam database dikelompokkan berdasarkan kesamaan tertentu didalam field. Sebuah field bersifat fix, statis dan menjadi header pada tabel sebuah database.

Sebagai contoh kita akan menyimpan informasi tentang kontak pelanggan yang berisi nama, nomorhp, email dan alamat. Maka pada tabel "kontak" dibuat empat field yang diberi nama "nama", "nomorhp", "email" dan "alamat".

Apakah itu Record ?

Record adalah istilah pada tabel database untuk menunjukkan sebuah baris. Record merupakan struktur terendah sebuah database yang merupakan isi/data yang sebenarnya dari database. Masing-masing record pada tabel disimpan dengan urutan tertentu dengan mengacu pada Field.

Sebagai contoh pada tabel kontak tadi terdapat field "nama" maka record-nya merupakan data nama dari pelanggan seperti "Bejo", "Abdul" dan sebagainya. Dengan cara yang sama kita bisa menetapkan record untuk field-field yang lain.

Apakah itu DBMS dan RDBMS?

Untuk mengelola sebuah atau beberapa database dibutuhkan sebuah program komputer yang disebut DBMS (Database Management System). Dengan DBMS, pengguna bisa melakukan operasi pada database seperti membuat dan menghapus tabel lalu membuat, membaca, mengupdate dan menghapus field dan record pada tabel. DBMS biasanya berupa perangkat lunak yang diinstal pada database server dan database client.

RDBMS adalah singkatan dari Relational Database Management System. Jadi RDBMS merupakan jenis DBMS yang mendukung hubungan (relation) antara tabel-tabel didalam database. Selain RDBMS ada beberapa jenis DBMS yang lain seperti Hierarchy DBMS dan Object Oriented DBMS.

Beberapa contoh DBMS terkemuka didunia diataranya MySQL, Microsoft SQL Server, Oracle, DB2, Xbase, Interbase, Sybase, Microsoft Access, dBase III dan Foxpro. Masing-masing DBMS tersebut mempunyai lisensi yang tertentu seperti MySQL yang berlisensi Open Source dan Microsoft SQL Server yang berlisensi Komersial.

Apakah itu User, Username dan Password Database ?

Didalam sebuah DMBS kita bisa membuat banyak database. Untuk mempermudah pengelolaan masing-masing database tersebut dibuatlah sistem pengelolaan berdasarkan pengguna yang selanjutnya disebut dengan User. Masing-masing User dapat mengelola database-nya sendiri tanpa interfensi dari User yang lain.

Setiap User harus mempunyai nama yang selanjutnya disebut dengan Username. Nama ini berfungsi untuk identifikasi User pada DBMS. Nama ini harus unik dan berbeda didalam sebuah Server database. Username juga diperlukan saat proses login ke database.

Untuk mengamankan akun, masing-masing Username dilindungi dengan sebuah kunci yang selanjutnya disebut dengan Kata Sandi atau Password. Jadi untuk bisa mengelola sebuah database, Seorang User harus melalukan login lebih dahulu dengan menggunakan Username dan Password yang telah ditentukan.

struktur database

Penggunaan Database pada Website

Meskipun website diciptakan pada tahun 1990, namun database mulai digunakan pada website sekitar tahun 1995. Bermula dari tahun 1994, saat itu TcX, sebuah perusahaan asal Swedia ingin mengembangkan aplikasi berbasis web dengan database UNIREG yang merupakan cikal bakal lahirnya MySQL.

Masalah muncul ketika UNIREG dianggap tidak cocok untuk aplikasi dinamis seperti web. TcX kemudian mencari alternatif dengan menggunakan mSQL(miniSQL). Namun mSQL versi 1 ini performanya kurang bagus karena belum mendukung Indexing.

Untuk mengatasi hal itu dibuatlah project untuk menggabungkan UNIREG dengan mSQL(yang kodenya bersifat open source) sehingga lahirlah database baru yang diberi nama MySQL AB pada tahun 1995. Tercatat nama David Axmark dan Michael "Monty" Widenius yang merupakan pendiri MySQL AB ini.

Referensi :

0 komentar

Post a Comment