Friday, November 14, 2014

Membuat Tabel MySQL Dengan PHP


Setelah membuat database, selanjutnya kita bisa membuat tabel dalam database tersebut. Cara mudah dalam membuat tabel adalah dengan antarmuka gratis phpMyAdmin. Selain membuat tabel pada phpMyAdmin, kita bisa membuat tabel dengan menggunakan script PHP.

Tabel adalah sekumpulan relasi data yang dibuat dengan format terstruktur didalam sebuah database. Didalam tabel terdapat baris (row) dan kolom (field). Sebuah baris menginterpretasikan sebuah isi data dalam database dan selanjutnya disebut record. Dan kolom merupakan identifikasi untuk pengelompokan isi data (record) berdasarkan kesamaan tertentu dan selanjutnya disebut field.

Jika dalam membuat database kita hanya membutuhkan nama dan megecek keberadaan nama tersebut pada server, maka saat membuat tabel kita juga harus menentukan nama field dan tipe datanya. Kita juga bisa menentukan parameter-parameter lain pada field tersebut seperti PRIMARY KEY, AUTO INCREMENT, NULL/NOT NULL, DEFAULT VALUE dan lain-lain.

Berikut ini beberapa cara untuk membuat tabel dengan PHP :

1. Membuat Tabel MySQL dengan mysql extension

Untuk membuat tabel dengan mysql extension kita harus menjalanjan fungsi mysql_select_db setelah melakukan koneksi untuk memilih database letak tabel dibuat.
 <?php  
 $dbHost = "localhost";  
 $dbUser = "root";  
 $dbPass = "123";  
 $dbName = 'MySQLDB';  

 // membuat koneksi mysql  
 $conn = mysql_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);  

 // mengecek koneksi mysql  
 if (!$conn) die("Koneksi Gagal: " . mysql_error());  
 else echo "Koneksi MySQL Berhasil ...<br/>";  
 
 // membuat koneksi database   
 $dbSelected = mysql_select_db($dbName, $conn);    

 // mengecek koneksi database  
 if (!$dbSelected) die ('Koneksi Gatabase Gagal: ' . mysql_error());  
 else echo "Koneksi Database Berhasil ...<br/>";  
  
 // membuat tabel pada database MySQLDB  
 $sql = "CREATE TABLE MyTabel (  
 id INT(6) UNSIGNED AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,   
 nama VARCHAR(30) NOT NULL,  
 password VARCHAR(30) NOT NULL,  
 email VARCHAR(50),  
 tgl_reg DATE  
 )";  

 if (mysql_query($sql)) {  
   echo "Tabel 'MyTabel' berhasil dibuat dengan MySQL Extension";  
 } else {  
   echo "Tabel gagal dibuat: " . mysql_error($conn);  
 }  

 // menutup koneksi mysql  
 mysql_close($conn);  
 ?>  

2. Membuat Tabel MySQL dengan mysqli extension (prosedural)

Untuk membuat tabel dengan mysql extension kita menambahkan nama database pada koneksi mysql untuk menentukan database letak tabel dibuat
 <?php  
 $dbHost = "localhost";  
 $dbUser = "root";  
 $dbPass = "123";  
 $dbName = "MySQLIDB1";  

 // membuat koneksi mysql  
 $conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName); 
 
 // mengecek koneksi mysql  
 if (!$conn) die("Koneksi Gagal: " . mysqli_connect_error());  
 else echo "Koneksi Database Berhasil ...<br/>"; 
  
 // membuat tabel pada database MySQLIDB1  
 $sql = "CREATE TABLE MyTabel (  
 id INT(6) UNSIGNED AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,   
 id INT(6) UNSIGNED AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY, 
 nama VARCHAR(30) NOT NULL,
 password VARCHAR(30) NOT NULL,
 email VARCHAR(50),
 tgl_reg DATE
 )";  
 
 if (mysqli_query($conn, $sql)) {  
   echo "Tabel 'MyTabel' berhasil dibuat dengan MySQLI Extension Procedural";  
 } else {  
   echo "Tabel gagal dibuat: " . mysqli_error($conn);  
 }  

 // menutup koneksi mysql  
 mysqli_close($conn);  
 ?>  

3. Membuat Tabel MySQL dengan mysqli extension (objek oriented) 

Prinsipnya sama dengan mysqli extension procedural, namun kita menggunakan format perintah object oriented programming (OOP).
 <?php  
 $dbHost = "localhost";  
 $dbUser = "root";  
 $dbPass = "123";  
 $dbName = "MySQLIDB2";  

 // membuat koneksi mysql  
 $conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);  

 // mengecek koneksi mysql  
 if ($conn->connect_error) die("Koneksi Gagal: " . $conn->connect_error);  
 else echo "Koneksi Database Berhasil ...<br/>";  
 
 // membuat tabel pada database MySQLIDB2  
 $sql = "CREATE TABLE MyTabel (  
 id INT(6) UNSIGNED AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,   
 id INT(6) UNSIGNED AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY, 
 nama VARCHAR(30) NOT NULL,
 password VARCHAR(30) NOT NULL,
 email VARCHAR(50),
 tgl_reg DATE
 )";  

 if ($conn->query($sql) === TRUE) {  
   echo "Tabel 'MyTabel' berhasil dibuat dengan MySQLI Extension Object Oriented";  
 } else {  
   echo "Tabel gagal dibuat: " . $conn->error;  
 }  
 $conn->close();  
 ?>  

4. Membuat Tabel MySQL dengan PDO

Untuk membuat tabel kita harus mengubah koneksi dengan menambahkan nama database pada object PDO.
 <?php  
 $dbHost = "localhost";  
 $dbUser = "root";  
 $dbPass = "123";  
 $dbName = "MyPDODB";  
 
 try {  
   // membuat koneksi mysql
   $conn = new PDO("mysql:host=$dbHost;dbname=$dbName", $dbUser, $dbPass);  

   // set the PDO error mode untuk exception  
   $conn->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);  
   
   // membuat tabel pada database MyPDODB  
   $sql = "CREATE TABLE MyTabel (  
   id INT(6) UNSIGNED AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,   
      nama VARCHAR(30) NOT NULL,  
      password VARCHAR(30) NOT NULL,  
      email VARCHAR(50),  
      tgl_reg DATE  
   )";  
   
   // gunakan exec() karena tidak mengembalikan result  
   $conn->exec($sql);  
   echo "Table MyTabel berhasil dibuat dengan PDO";  
   } 
 
 catch(PDOException $e)  
   {  
   echo $sql . "<br>" . $e->getMessage();  
   }  

 // menutup koneksi  
 $conn = null;  
 ?>  
Referensi :

0 komentar

Post a Comment