Thursday, November 13, 2014

Membuat Database MySQL Dengan PHP

Untuk membuat database MySQL dengan PHP kita bisa menggunakan perintah SQL Data Definition Language (DDL) CREATE. Untuk menjalankan perintah CREATE bisa digunakan fungsi mysql extension, mysqli extension dan PDO. Untuk mysqli extension kita bisa menggunakan cara prosedural dan cara objek oriented. Agar tidak menghasilkan error perlu dicek apakah database yang dibuat sudah ada atau belum dengan perintah IF NOT EXISTS.

1. Membuat Database MySQL dengan mysql extension

 <?php  
 $dbHost = "localhost";  
 $dbUser = "root";  
 $dbPass = "123";  

 // membuat koneksi mysql  
 $conn = mysql_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass);  

 // Mengecek koneksi mysql  
 if (!$conn) {  
   die("Koneksi Gagal: " . mysqli_connect_error());  
 }  

 // Membuat database  
 $sql = "CREATE DATABASE IF NOT EXISTS MySQLDB";  
 if (mysql_query($sql)) {  
   echo "Database berhasil dibuat dengan MySQL Extension";  
 } else {  
   echo "Database gagal dibuat: " . mysql_error($conn);  
 }  

 //menutup koneksi
 mysql_close($conn);  
 ?>  

2. Membuat Database MySQL dengan mysqli extension (procedural)

 <?php  
 $dbHost = "localhost";  
 $dbUser = "root";  
 $dbPass = "123";  

 // membuat koneksi mysql  
 $conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass);  

 // Mengecek koneksi mysql  
 if (!$conn) {  
   die("Koneksi Gagal: " . mysqli_connect_error());  
 }  

 // Membuat database  
 $sql = "CREATE DATABASE IF NOT EXISTS MySQLIDB1";  
 if (mysqli_query($conn, $sql)) {  
   echo "Database berhasil dibuat dengan MySQLI Extension Procedural";  
 } else {  
   echo "Database gagal dibuat: " . mysqli_error($conn);  
 }  

 //menutup koneksi
 mysqli_close($conn);  
 ?>  

3. Membuat Database MySQL dengan mysqli extension (object oriented)

 <?php  
 $dbHost = "localhost";  
 $dbUser = "root";  
 $dbPass = "123";  

 // membuat koneksi mysql  
 $conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass);  

 // Mengecek koneksi mysql  
 if ($conn->connect_error) {
   die("Koneksi Gagal: " . $conn->connect_error);
 }

 // Membuat database  
 $sql = "CREATE DATABASE IF NOT EXISTS MySQLIDB2";  
 if ($conn->query($sql) === TRUE) {  
   echo "Database berhasil dibuat dengan MySQLI Extension Object Oriented";  
 } else {  
   echo "Database gagal dibuat: " . $conn->error;  
 }  

 //menutup koneksi
 $conn->close();  
 ?>  

4. Membuat Database MySQL dengan PDO

 <?php  
 $dbHost = "localhost";  
 $dbUser = "root";  
 $dbPass = "123";  
 try {  
   $conn = new PDO("mysql:host=$dbHost;", $dbUser, $dbPass);  

   // set the PDO error mode untuk exception  
   $conn->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);  
   $sql = "CREATE DATABASE IF NOT EXISTS MyPDODB";  

   // gunakan exec() karena tidak mengembalikan result  
   $conn->exec($sql);  
   echo "Database berhasil dibuat dengan PDO<br>";  
   }  
 catch(PDOException $e)  
   {  
   echo $sql . "<br>" . $e->getMessage();  
   }  

 //menutup koneksi  
 $conn = null;  
 ?>  
Kelebihan dari PDO adalah adanya Exception handler ketika terjadi error, jadi kita tidak perlu mengecek dengan perintah IF.

Referensi:

1 komentar:

  1. postingnnya sangat bermanfaat. jika berkenan kunjungi balik ya, saya memiliki referensi lainnya yang dapat dikunjungi disini Referensi Jurnal Terimakasih

    ReplyDelete