Sunday, November 9, 2014

Cara Menggunakan PhpMyAdmin

phpMyAdmin adalah sebuah perangkat lunak untuk mengelola database MySQl dengan antarmuka grafis (GUI). Penggunaan antarmuka grafis lebih memudahkan daripada antarmuka pengelolaan asli MySQL yang berbasis text. Jadi yang pada MySQL semuanya dilakukan dengan text, pada phpMyAdmin dibuat dalam model grafis.

PHPMyAdmin dibuat dengan kode program PHP dan berjalan pada antarmuka web. Boleh dikatakan kalau PHPMyAdmin adalah sebuah aplikasi grafis berbasis web yang dipakai untuk pengelolaan database MySQL.

Berikut ini beberapa cara menggunakan phpMyAdmin

1. Membuka phpMyAdmin

Karena merupakan aplikasi berbasis web maka ntuk membuka phpMyAdmin kita harus membuka browser terlebih dahulu. Kemudian phpMyAdmin bisa diakses dengan alamat URL http://localhost/phpmyadmin. Alamat tadi berlaku jika phpMyAdmin diinstal pada komputer lokal.

tampilan selamat datang phpMyAdmin

2. Login phpMyAdmin

Selanjutnya kita harus login untuk bisa masuk ke halaman dashboard. Untuk bisa login silahkan isi user dan password yang telah diset saat proses instalasi phpMyAdmin.

login form phpmyadmin

3. Halaman Dashboard phpMyAdmin

Setelah berhasil login kita akan diarahkan pada halam dashboard yang berisi navigasi disebelah kiri dan main disebelah kanan. Halaman navigasi berisi menu tree dalam membuka database serta icon shortcut untuk logout, home dan lain-lain.

tampilan halaman dasbor  phpmyadmin

4. Melihat versi phpMyAdmin

Pada sebelah kanan bawah halaman awal dashboard kita bisa melihat versi dari versi phpMyAdmin yang sedang kita jalankan.

tampilan versi phpmyadmin

5. Melihat versi web server dan database

Pada sebelah kanan bawah halaman awal dashboard diatas tampilan versi phpMyAdmin kita bisa lihat versi dari web server dan database yang terhubung dengan phpMyAdmin.

tampilan versi web server dan database pada phpmyadmin

6. Membuat database baru

Dengan phpMyAdmin kita bisa membuat database dengan mudah tanpa mengetikkan script pada terminal. Cukup dengan klik menu Database lalu isikan nama database baru pada inputan Create Database dan klik Create maka secara otomatis databse baru akan dibuat.

membuat database pada phpmyadmin

7. Membuat tabel pada database

Setelah berhasil membuat database selanjutnya kita bisa membuat tabel dalam database tersebut. Caranya adalah dengan memilih database terlebih dahulu pada navigasi sebelah kiri lalu isikan nama tabel pada inputan Create table dan isi jumlah kolom lalu klik Create.

membuat tabel pada phpmyadmin

8. Membuat field pada tabel

Proses membuat field atau kolom pada tabel secara otomatis dilakukan setelah proses membuat tabel berhasil. Disini kita diminta untuk mengisi nama field, tipe data dan beberapa parameter lainnya yang diperlukan.

membuat field pada phpmyadmin

9. Menambahkan record kedalam tabel

Untuk menambahkan record kedalam tabel, kita bisa menggunakan menu INSERT. Caranya dengan klik nama tabel pada navigasi sebelah kiri lalu klik menu INSERT. Kita akan diminta untuk mengisi form sesuai dengan field yang telah dibuat tadi. Setelah semua diisi dengan benar kita tinggal klik Go untuk submit form.

insert record pada phpmyadmin

10. Melihat isi tabel (browse tabel)

Saat kita meng-klik nama tabel pada navigasi sebelah kiri kita otomatis akan ditampilkan halaman isi tabel. Pada halaman ini kita disediakan link untuk meng-update dan menghapus satu atau beberapa record tabel.

browse tabel pada phpmyadmin

Jika tabel belum ada isinya, otomatis akan menampilkan pesan empty disertai struktur tabel seperti ini :

browse tabel kosong pada  phpmyadmin

11. Menjalankan perintah SQL pada phpMyAdmin

Selain beberapa menu grafis diatas, kita juga disediakan sebuah terminal untuk menjalankan kode perintah SQL seperti SELECT, INSERT, UPDATE dan sebagainya. Caranya dengan memilih menu SQL lalu mengisi perintah SQL pada terminal kemudian klik Go untuk menjalankn perintah SQL tadi.
menjalankan sql pada phpmyadmin

12. Mengekspor data dari database

phpMyAdmin menyediakan menu Export data dari database kedalam berbagai format seperti SQL, CSV, XLS, XML PDF dan masih banyak lagi. Untuk mengekspor data cukup dengan memilih menu Export lalu pilh format kemudian sesuaikan setelan kemudian klik Go untuk menjalankan.
ekspor data pada phpmyadmin

13. Mengimpor data ke dalam database

Selain ekspor, phpMyAdmin juga menyediakan fasilitas impor data. Fitur ini memudahkan jika kita melakukan migrasi data dari server satu ke server lain maupun dari format lain ke dalam SQL seperti dari file Excel. Untuk mengimpor data ke dalam database pilih menu Import lalu sesuaikan format dan setelan kemudian pilih file dan klik Go untuk menjalankan.

import data pada  phpmyadmin

14. Menjalankan perintah DDL pada database

Untuk menjalankan perintah DDL pada database seperti ALTER, TRUNCATE dan DROP, phpMyAdmin menyediakan satu menu yang disebut Operations. Setelah kita klik menu tersebut kita bisa memilih tidakana terhadap database atau tabel kemudian klik Go untuk pada tindakan yang dipilih untuk menjalankan.

alter, rename, drop, truncate pada phpmyadmin

15. Logout phpMyAdmin

Setelah selesai menggunakan phpMyAdmin sebaiknya kita keluar/logout. Untuk melakukan logout dari phpMyAdmin kita cukup klik icon Exit disebelah kiri atas disamping icon Home

logout phpmyadmin

Referensi :

3 komentar:

  1. Ijin merujuk artikel ini pak Eko Purnomo, nama Anda juga saya masukkan dalam slide saya. Trims.

    ReplyDelete
  2. cara memasukan data pembacaan sensor lewat python gimana ya? saya menggunakan raspberry pi. mohon bantuanya

    ReplyDelete