Wednesday, October 1, 2014

Membuat Penyeleksian Kondisi Pada PHP

Dalam mengontrol alur program dibutuhkan sebuah logika penyeleksian kondisi. Yaitu suatu perintah untuk melakukan seleksi terhadap kondisi data lalu mengerjakan perintah baru jika kondisi terpenuhi atau tidak terpenuhi. Selain itu juga harus bisa dilakukan seleksi terhadap banyak kondisi data bukan hanya satu atau dua data saja.
Untuk melakukan seleksi terhadap suatu kondisi, PHP menyediakan beberapa logika penyeleksian diantaranya logika IF, IF...ELSE, SWITCH dan kondisi khusus dengan simbol tanda-tanya (?). Berikut ini pembahasan logika penyeleksian pada PHP.

1. Logika IF

Pada logika IF, suatu perintah akan dijalankan hanya jika kondisi pada logika IF bernilai benar.

Cara penulisan logika IF

if (kondisi) {
  kode yang akan dijalankan jika kondisi bernilai benar;
}

Contoh penggunaan logika IF

 <?php  
 $t=date("H");  //mengambil data jam dari waktu komputer server
 if ($t<"5") {  
  echo "Sekarang masih fajar";  
 }  
 ?>

2. Logika IF...ELSE

Prinsipnya sama dengan logika IF, hanya saja ditambahkan sebuah perintah lagi jika kondisi yang dicek bernilai salah. Jadi pada logika IF...ELSE disiapkan dua statemen perintah untuk menangani sebuah kondisi saat bernilai benar dan saat bernilai salah.

Cara penulisan logika IF...ELSE

 if (kondisi) {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi bernilai benar;  
 } else {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi bernilai salah;  
 }

Contoh penggunaan logika IF...ELSE:

 <?php  
 $t=date("H");  
 if ($t<"5") {  
  echo "Sekarang masih fajar";  
 } else {  
  echo "Sekarang tidak fajar lagi";  
 }  
 ?>  

3. Logika IF...ELSE IF

Ini merupakan logika untuk menangani beberapa kondisi yang berada dalam satu rutin pengecekan. Dalam logika IF...ELSE IF perintah pada masing-masing IF akan dijalankan hanya jika kondisi didalam logika IF masing-masing bernilai benar. Pada akhir ELSE IF bisa ditambahkan ELSE saja untuk menangani jika semua kondisi IF...ELSE IF diatasnya bernilai salah.

Cara penulisan logika IF...ELSE IF

 if (kondisi 1) {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi 1 bernilai benar;  
 } elseif (kondisi 2) {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi 2 bernilai benar;  
 } else {  
  kode yang akan dijalankan jika kondisi 1 dan kondisi 2 bernilai salah;  
 } 

Contoh penggunaan logika IF...ELSE IF

 <?php  
 $t=date("H");  
 if ($t<"10") {  
  echo "pagi yang indah";  
 } elseif ($t<"20") {  
  echo "hari yang indah";  
 } else {  
  echo "malam yang indah";  
 }  
 ?>  

4. Logika SWITCH

Digunakan untuk menyeleksi banyak kondisi. Prinsipnya sama dengan IF...ELSE IF namun tujuan adanya logika SWITCH adalah untuk membuat script lebih efisien dan juga memudahkan pembacaan script.

Cara Penulisan Logika SWITCH

switch (n) {  
  case label1:  
   kode yang akan dieksekusi jika n=label1;  
   break;  
  case label2:  
   kode yang akan dieksekusi jika n=label2;  
   break;  
  case label3:  
   kode yang akan dieksekusi jika n=label3;  
   break;  
  ...  
  default:  
   kode yang akan dieksekusi jika tidak ada yang sama dengan semua label;  
 }  

Contoh penggunaan logika SWITCH

<?php  
 $warna="hijau";  //akan ditampilkan warna merah
 switch ($warna) {  
  case "merah":  
   echo "Warna merah";  
   break;  
  case "biru":  
   echo "Warna biru";  
   break;  
  case "hijau":  
   echo "Warna hijau";  
   break;  
  default:  
   echo "Warna Selain merah, biru dan hijau";  
 }  
 ?>  

5. Logika Khusus ?

Ini merupakan penulisan untuk seleksi kondisi yang lebih simpel dari IF. Suatu kondisi dicek nilai benar atau salahnya lalu jika benar mengerjakan blok perintah benar lalu jika salah mengerjakan blok perintah salah. Kelemahan dari penggunaan logika khusus ? adadalah hanya bisa menaruh satu statemen perintah pada blok benar dan blok salah.

Cara Penulisan Logika khusus ?

 (kondisi) ? statemen_jika_benar : statemen_jika_salah;  

Contoh penggunaan logika khusus ?

<?php  
$nilai=7;  
$kelulusan = ($nilai>6) ? "LULUS" : "TIDAK LULUS";  //jika variabel nilai lebih besar dari 6 maka variabel kelulusan diisi lulus
echo "Status Kelulusan = $kelulusan";  
?>  
Referensi :

0 komentar

Post a Comment