Monday, September 29, 2014

Tipe Data, Variabel dan Konstanta pada PHP

Salah satu fungsi dari setiap pemrograman adalah mengolah data. Untuk melakukannya PHP juga mendukung penggunaan variabel dan konstanta. Aturan penulisan tipe data, variabel dan konstanta pada PHP agak berbeda dengan bahasa pemrograman lainnya, seperti delphi dan visual basic. Sebagai contoh adalah pada PHP tidak perlu mendaklarasikan tipe data sebuah variabel kemudian variabel dapat berubah tipe dalam satu urutan script dalam file PHP.

Tipe Data Pada PHP

Tipe data sebuah variabel dan konstanta tidak perlu dideklarasikan pada PHP. Namun PHP dapat secara otomatis menginterpretasikan variabel dan konstanta tersebut. Tipe sebuah variabel dan konstanta secara otomatis akan dilihat berdasarkan nilai data yang diberikan kepadanya dan atau dimana variabel itu dipakai.

PHP mendukung 8 tipe data, yaitu:

  1. Boolean, adalah tipe data yang bernilai benar atau salah.
  2. Integer, adalah tipe data yang berupa angka bilangan bulat.
  3. Float, adalah tipe data yang berupa angka bilangan real.
  4. String, adalah tipe data yang berupa huruf atau teks.
  5. Array, adalah tipe data yang terstruktur dengan indeks tertentu.
  6. Object, adalah tipe data yang berupa elemen obyek seperti form.
  7. Resource, adalah tipe data yang yang digunakan untuk menyimpan resource, sumber atau alamat yang hanya dapat diciptakan melalui fungsi khusus yang menghasilkan suatu nilai resource.
  8. NULL, adalah tipe data untuk mendefinisikan kondisi kosong/hampa.

Variabel pada PHP

Merupakan sebuah alat untuk menyimpan data dan nilainya dapat berubah-ubah selama proses program berjalan. Tipe data sebuah variabel tidak perlu dideklarasikan, PHP akan melakukan identifikasi secara otomatis.

Berikut ini beberapa aturan penulisan variabel pada PHP:

  1. Harus diawali dengan tanda $ (dollar).
  2. Setelah tanda $ harus diikuti dengan huruf atau tanda _ (under score) tidak boleh angka atau tanda baca lainnya.
  3. Panjang variabel tidak dibatasi.
  4. Membedakan huruf besar dan huruf kecil (case-sensitive), sehingga $nama berbeda dengan $NAMA.
  5. Tidak boleh mengandung spasi dan tanda baca lainnya seperti samadengan(=), koma(,), titik(.), tandatanya (?), slash (\), backslash (/), tambah (+), kurung (), kurung kuwaral {} dan sebagainya.

Contoh penulisan variabel yang benar:

  • $_nama
  • $nama_anak
  • $nama_1
  • $nama1

Contoh penulisan variabel yang salah:

  • $1nama
  • $?nama
  • $nama anak
  • $nama.anak

Contoh script cara menggunakan variabel pada PHP:

<?php  
$nama="Sabrina";  
$id=1;  
$aktif=TRUE;  
$gaji="50.000.000";  
$tanggal_lahir="12-12-2008";  
$umur="6 tahun";  
if($aktif)  
{  
  echo "Nama= ".$nama."<br/>";  
  echo "ID= ".$id."<br/>";  
  $tanggal_lahir="02-06-2008";  
  echo "Tanggal Lahir= ".$nama."<br/>";  
  echo "Umur= ".$umur."<br/>";  
  echo "Gaji= ".$gaji."<br/>";  
}  
?>

Jika dijalankan akan tampil seperti ini: 

Penjelasan script: 

Baris ke-2 sampai baris ke-7 menunjukkan pemberian nilai sebuah variabel yang tidak dideklarasikan sebelumnya. Variabel $nama secara otomatis bertipe string, $id bertipe integer dan $aktif bertipe boolean.
Baris ke-8 merupakan logika penyeleksian IF yang mengecek nilai variabel $aktif bernilai benar atau salah. Jika benar akan dijalankan sekumpulan perintah untuk menampilkan variabel pada baris ke-11 sampai 15.

Yang perlu diperhatikan adalah:

  • Variabel $id awalnya berupa integer dan bernilai 1, namun kemudian pada aplikasinya menjadi string dan ditampilkan sebagai teks.
  • Untuk menggabungkan variabel dengan teks digunakan tanda dot/titik (.).
  • Urutan pemberian nilai variabel tidak harus urut dengan saat menampilkan variabel, namun harus lebih dulu dari proses menampilkan variabel(berada pada batis yang lebih atas).
  • Pada tampilan tertampil tanggal lahir = 02-06-2008 bukan 12-12-2008 karena tepat sebelum ditampilkan nilainya diubah menjadi 02-06-2008.

Konstanta

Merupakan tipe data yang memiliki nilai konstan dan tidak diubah selama program berjalan. Aturan penulisan konstanta berbeda dengan penulisan variabel. Untuk mendefinisikan konstanta dalam PHP digunakan fungsi definesebagai berikut:
 define(nama_konstanta,nilai_konstanta);  

Contoh script cara menggunakan konstanta pada PHP:

<?php   
define ("Nama", "Sabrina");   
define ("Nilai", 100);   
echo "Nama : " . Nama;  
echo "<br/>";   
echo "Nilai : " . Nilai;   
?>  

Jika dijalankan akan tampil seperti ini:

Penjelasan script:

Baris ke-2 adalah contoh penulisan konstanta Nama dan baris ke-3 konstanta Nilai. Kemudian dua konstanta tersebut dituliskan dengan perintah echo. Pada contoh diatas dilihat bahwa penulisan konstanta berbeda dengan penulisan variabel, yaitu tidak menggunakan tanda $ (dollar).

Referensi :

0 komentar

Post a Comment